Cuma Pakai Smartphone, Siswa di Jawa Timur Retas Ratusan Website

Cuma Pakai Smartphone, Siswa di Jawa Timur Retas Ratusan Website
Situs PN Unaaha diretas menggunakan ponsel | Istimewa/Kumparan

KBA.ONE, Jawa Timur - Hanya bermodalkan sebuah smartphone, JBKE alias Mr.4lone, remaja 16 tahun asal Mojokerto, Jawa Timur, meretas ratusan situs di internet. Salah satu yang dibobol, website milik Pengadilan Negeri Unaaha Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Akibat aksinya itu, JBKE pun diciduk polisi, Kamis, 18 Oktober 2018.

Saat membobol, pelajar SMK ini memakai metode peretasan yang disebut deface atau defasing. Teknik ini mengubah tampilan depan sebuah website. JBKE ditangkap dengan barang bukti berupa smartphone Samsung J1 dan lembar pembayaran jaringan Speedy sebagai internet yang digunakannya untuk meretas.

Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto mengatakan, JBKE ditangkap pada Kamis sekitar pukul 13.30 WIB. Ia melakukan defacing situs http://jdih1.pn-unaaha.go.id/ pada 7 Juli 2018 dengan menggunakan metode com_fabrik. Selain situs PN Unaaha tersebut, Bayu juga telah melakukan defacing terhadap 100 situs lainnya.

"Berdasarkan pengakuan sementara pelaku berhasil men-deface lebih dari 100 situs pemerintahan dan umum. Pelaku juga tergabung dalam Grup grup Whats App defacer/hacker/carding," ujar Arief dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Oktober 2018.

Aktivitas defacing yang dilakukan JBKE, kata Arief, melanggar sejumlah pasal dalam Undang-undang Telekomunikasi dan Undang-undang ITE. "Kami akan lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pelaku dan melakukan pemeriksaan mendalam pada alat komunikasi dan device tersangka untuk memetakan jaringan defacer. Kami juga akan berkoordinasi dengan Badan Pemasyarakatan Anak Surabaya untuk permohonan dalam proses diversi," tutup Arief.

Komentar

Loading...