Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Harga Kebutuhan Dapur Merangkak Naik  

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Harga Kebutuhan Dapur Merangkak Naik  
Kios milik Marzuki di Pasar Tradisional Pusong Lhokseumawe | Foto : KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe – Beberapa kebutuhan pokok seperti sembako dan sayuran di Pasar Tradisional Pusong Kota Lhokseumawe, diketahui mulai naik. Hal tersebut dikarenakan curah hujan tinggi, yang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi sehingga menghambat proses pemasokan barang.

Salah seorang pedagang, Marzuki menjelaskan, naiknya harga barang telah terjadi sejak dua pekan terakhir. Beberapa diantaranya minyak goreng dari Rp12 ribu perkilo menjadi Rp15 ribu perkilogram, gula pasir dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu perkilogram.

“Musim hujan begini ada beberapa daerah yang tergenang dan tidak bisa dilintasi, selain itu ada daerah yang memang hasil pertaniannya gagal panen, jadi karena stoknya sedikit harganya jadi mahal,” ucapnya, Rabu 23 Desember 2020.

Selain itu, harga yang ikut merangkak naik adalah bawang merah Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu perkilogram, cabai merah dari Rp48 ribu naik menjadi Rp56 ribu perkilogram, dan juga sayur dari Rp2 ribu menjadi Rp4 ribu per ikatnya.

Kendati demikian, Marzuki menyatakan saat ini proses jual beli masih tergolong stabil karena warga tetap membeli kebutuhan dapur walaupun harga merangkak naik. Pihaknya juga memprediksikan, apabil curah hujan tetap tinggi maka harga barang akan semakin meroket hingga awal tahun 2021.

“Kalau begini terus kemungkinan naik lagi harganya, karena petani bisa gagal panen,” ungkapnya. 

Komentar

Loading...