Daurah Tahfidz Al Qur'an yang Melintasi Segala Usia

Daurah Tahfidz Al Qur'an yang Melintasi Segala Usia
Kegiatan Daurah Tanfidz Al Qur'an di MRB Banda Aceh. | Foto: Fatma.

KBA.ONE, Banda Aceh - Banyak cara dilakukan warga untuk menghindari perbuatan sia-sia di bulan suci Ramadan, salah satunya adalah daurah menghafal Al Qur'an. Cara ini dianggap paling mudah dilakukan agar puasa dipenuhi keberkahan dan berlimpah pahala.

Di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, Daurah Tahfidz Al Qur'an menjadi tradisi baru yang mulai diminati warga. Mereka beramai-ramai mengikuti program kejutan ini.  

Sabtu kemarin, 19 Mei 2018, KBA.ONE menelisik kegiatan daurah lintas usia di MRB yang digelar untuk pertama kalinya selama musim Ramadan tiba. Ada sekitar 120 orang dari lintas usia mengikuti program perdana Daurah Tahfidz Al Qur'an non Karantina di MRB Banda Aceh..

"Program menghafal Al Qur'an lintas usia artinya usia tidak dibatasi. Paling penting syarat dalam program ini adalah bisa membaca Al Qur'an dengan baik. Bahkan ada peserta manula dari usia 51 tahun sampai 60 tahun tapi hanya beberapa orang saja," kata Munawir Darwis LC, Penanggung jawab Program Daurah Tahfidz Al Qur'an kepada KBA.ONE di MRB Banda Aceh, Sabtu, 19 Mei 2018.

Daurah Tahfiz Al Qur'an atau menghafal Qur'an adalah program perdana pada tahun ini di MRB Banda Aceh. Kegiatan ini diadakan pada 1 - 20 Ramadan, didukung penuh oleh pengurus imam besar Masjid Raya Baiturrahman dan seluruh perangkat masjid.

Dari 120 orang lintas usia yang direkrut, ada sekitar 60 orang perempuan dan selebihnya laki-laki, dibagi dalam dua program yaitu Tahfidz dan Itqan.

Program Tahfidz adalah khusus menghafal bagi pemula. Mereka yang belum pernah menghafal akan diajarkan dan dituntun oleh tutor. Sedangkan program Itqan adalah bagi para penghafal  Al-Qur'an, yang sudah mulai lupa karena kesibukan dan tidak lagi hafal 100 persen.

Ada dua kelas Daurah Tahfidz Al Qur'an yaitu kelas full day dari jam 07.00 Wib sampai pukul 17.00 Wib. Sedangkan yang setengah hari dimulai dari jam 07.30 Wib sampai jam 11.00 Wib.

Khusus untuk program full day mereka bisa menghafal sampai 4/5 juz selama 20 hari. Dalam satu hari bisa menghafal 2 lembar, dan dua lembar itu dibagi menjadi 4 sesi setiap harinya yang diarahkan oleh tutor.

"Dibagi dalam 11 kelas. Setiap kelasnya dibimbing seorang tutor dan setiap tutor mengawasi dan membimbing 10 sampai 12 orang anak," jelasnya.

Selama ini banyak anak-anak menghabiskan waktu Ramadan dengan sia-sia. Agar bisa mengubah cara berfikir masyarakat bahwa Ramadan sebaiknya digunakan untuk hal-hal yang positif, salah satunya adalah dengan Daurah menghafal Al Qur'an.

Komentar

Loading...