Ketua Umum PII Pusat Ambil Sumpah Lulusan Program Profesi Insinyur

Ketua Umum PII Pusat Ambil Sumpah Lulusan Program Profesi Insinyur
Para lulusan perdana Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) USK. | Foto: KBA.ONE, Tasya

KBA.ONE, Banda Aceh - Ketua Umum PII (Persatuan Insinyur Indonesia) Pusat  mengambil sumpah terhadap 26 orang lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) di Event Hall Gedung Academic Activity Center (AAC) Prof Dr Dayan Dawood MA, Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh, Jumat 22 Januari 2021.

Prosesi pengambilan sumpah insinyur PS-PPI tersebut diikuti oleh Rektor USK, Prof Samsul Rizal, Dekan Fakultas Teknik (FT) USK, Taufiq Saidi, Ketua Senat FT USK, Husni Husin, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat, Heru Dewanto, Direktur Eksekutif Badan Pelaksana Kesekretariatan PII Pusat, Faizal Safa, serta unsur dari USK lainnya.

Ketua Umum PII Pusat, Heru Dewanto, mengucapkan selamat kepada insinyur baru yang telah diambil sumpah. Kehadiran PS-PPI FT USK merupakan jawaban implementasi dari UU Keteknikan dan PP tersebut di Provinsi Aceh. Untuk dapat melahirkan insinyur-insinyur yang berkontribusi pada pembangunan nasional dan khususnya Provinsi Aceh.

Lanjutnya, setelah pengambilan sumpah insinyur, lulusan PS-PPI sudah mendapatkan praktik perizinan secara sah dan legal sesuai dengan amanat perundang-undangan yang berlaku di NKRI. Heru menilai keinsinyuran pada hakikatnya adalah sebuah perjalanan dan jerih, yang dimulai dari pendidikan akademik di perguruan tinggi, kemudian dilanjutkan dengan pendidikan profesi.

Sesuai dengan mandat yang diberikan oleh negara, PII ditugaskan secara kolektif bersama-sama insinyur se-Indonesia untuk memajukan insinyur Indonesia untuk menghasilkan insinyur yang unggul, siap memajukan bangsa dan bersaing di panggung luar.

Dalam sambutannya, Dekan FT USK, Taufiq Saidi, mengungkapkan mengingat masih dalam situasi Covid-19, pelaksanaan upacara pengambilan sumpah tersebut membatasi jumlah tamu undangan, sehingga dihadirkan hanya yang bersangkutan. Melalui PS-PPI pihaknya telah meluluskan lulusan perdana sebanyak 26 orang dengan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

PS-PPI menilai praktek keinsinyuran Strata-1 (S1) dari Fakultas Teknik. Namun terdapat dua orang yang berasal dari lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Fakultas MIPA). "Di dalamnya termasuk rektor, para wakil rektor, dekan, dan para wakil dekan," ungkapnya.

Sementara, kata Taufiq, saat ini USK sedang membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru PS-PPI angkatan kedua. Sampai Kamis 21 Januari 2021 sore, sebanyak 43 orang yang telah mendaftar.

Dalam sambutannya, Rektor USK, Prof. Samsul Rizal, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum PII Pusat, Heru Dewanto yang sudah memenuhi undangan dari USK.

Ia mengatakan lulusan perdana itu merupakan elemen dari dosen, staf pengajar FT aktif dari berbagai bidang, termasuk rektor serta jajarannya. "Rektor aja disumpah ini," candanya.

Samsul mengucapkan selamat serta apresiasi kepada seluruh lulusan insinyur dari mahasiswanya yang menjadi sebuah kebanggaan bagi USK. "Selamat semuanya, termasuk kepada saya," tuturnya berbangga.

Selain itu, Samsul Rizal menyampaikan tantangan USK ke depan adalah mengimplementasikan Undang-Undang (UU) nomor 11 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintahan (PP) nomor 25 tahun 2019 tentang keinsinyuran dengan baik.

Hingga kini, FT USK telah meluluskan lebih dari 9.766 sarjana teknik dari berbagai bidang. Sekitar 28 persen alumni FT bekerja sesuai dengan bidang ilmu keteknikan. "Artinya, sekitar 2.700 sarjana teknik bekerja pada lingkup keinsinyuran," sebut Samsul.

Usai pengambilan sumpah insinyur, Wakil Dekan III FT USK, sekaligus salah satu lulusan perdana profesi insinyur di USK, Lulusi, ST, M.Sc, mengaku bangga atas keberhasilannya dalam meraih gelar baru (insinyur).

"Alhamdulillah, bangga dan senang. Kebetulan ini kan perdana, jadi lulusannya ada 26 orang. Seperti apa yang disampaikan oleh rektor tadi bahwa ada rektor, Wakil Rektor (WR) I, WR III yang kebetulan teknik semua. Kemudian, para wakil dekan. Kebetulan saya Wakin Dekan III FT jadi akhirnya bersama-sama bapak-bapak ini," ujar Lulusi.

Kata Lulusi, lulusan perdana ini mengikuti program RPL yang berlangsung selama satu semester diadakan kuliah secara online oleh PII Pusat. "Kemudian, kita mengerjakan tugas-tugas, dan akhirnya kita berhasil mendapatkan gelar insinyur ini," ungkapnya.

Lulusi mengatakan sejak mendapatkan gelar sarjana di tahun 1997, dirinya sudah mempraktekkan keinsinyuran di luar dan dalam kampus, mulai dari penelitian hingga pengabdian. "Selama ini sebenarnya sudah bekerja, cuma sahihnya hari inilah," imbuhnya.

Lulusi mengatakan dari 26 lulusan perdana PS-PPI tersebut, dua diantaranya berasal dari Fakultas MIPA yang sudah dikonversikan, dan 24 lainnya dari Fakultas Teknik. "Dan Alhamdulillah mulai dari tadi pagi yang mendaftar untuk semester kedua ini dengan program RPL sudah 48 orang, kemarin sore masih 43 orang," sebutnya.

Untuk diketahui, lulusan PS-PPI tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, Prof. Dr. Ir. Marwan, Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, Dr. Ir. Taufiq S., M.Eng., IPU, Dr. Iskandar, ST.M.Eng.Sc., IPM, Dr. Ir. Muhammad Zaki, M.Sc., Lulusi, S.T., M.Sc, Prof. Dr. Ir. Sofyan, M.Sc.Eng., IPU, Prof. Dr. Ir. Husaini, M.T., IPU, S.T., M.Eng., IPM.

Kemudian, Prof. Dr. Muhammad Syukri, S.Si, M.T., IPM, Dr. Suriadi, S.T, M.Sc., IPM, Dr. Marwan, S.Si., M.T., IPM, Rahmad Dawood, S.Kom, M.Sc., IPM, Dr. Ir. Suhendrayatna, M.Eng, Ir. Banta Chairullah M, M.Ing., IPU, Dr. Ir. M. Dirhamsyah, M.T., IPU, Dr. Eng. Sugiarto, S.T., M. Eng., IPM, Dr. Akhyar, ST., MP., M.Eng., IPM, Mahdi Syukri, S.T., MT., IPM, Hubbul Walidainy, S.T., M.T., IPM, Ramdhan Halid Siregar, S.T., M.T., IPM, Elizar, ST, M.Sc., IPM, Zulfadhli, ST, M.T., IPM, Rudiansyah Putra, ST, M. Si., IPM, Ir. Suhaeri, M.Eng.*** | TASYA, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...