Di Pidie Baru Satu Gampong Cairkan DD, Ratusan Gampong Lainnya Apa Kabar?

Oleh ,
Di Pidie Baru Satu Gampong Cairkan DD, Ratusan Gampong Lainnya Apa Kabar?
Ilustrasi. | Foto: Ist

KBA.ONE, Pidie - Di Pidie, baru Gampong Pakoe, Kecamatan Keumala yang telah mencairkan Dana Desa (DD), sedangkan lima gampong lainnya menyusul proses Surat Perintah Penarikan Dana (SP2D). Ratusan gampong lainnya apa kabar?.

Untuk lebih jelasnya, KBA.ONE menyambangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG). Kepala dinasnya, Muti'in, Rabu 24 Maret 2021 siang, menkelaskan, selain Gampong Pakoe, yang telah cair dana desa, akan menyusul lima gampong lainnya yakni, Gampong (desa) Asan Nicah, Mesjid Nicah, Kecamatan Keumala, Gampong Mesjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Gampong Langkawe, dan Gampong Meunasah Baro, Kecamatan Kembang Tanjong.

"Kami berharap beberapa pekan ke depan akan menyusul gampong-gampong lainnya untuk mencairkan dana desa, agar proses pembangunan gampong cepat terlaksana," katanya.

Lanjut Muti'in, jumlah anggaran dana desa di Pidie tahun 2021 ini Rp 524,72 miliar dan pagu indikatifnya telah diserahkan kepada 730 gampong pada awal Januari 2021.

Adapun gampong yang menerima dana desa paling basar tahun ini, ujar Muti'in adalah Gampong Manee, Kecamatan Manee dengan jumlah pagunya mencapai Rp4.032.826.000, sedangkan terkecil, Gampong Krueng, Kecamatan Muara Tiga berjumlah Rp541.565.000.

Pada dasarnya, jumlah pagu indikatif tahun 2021 sama seperti tahun 2020. Hanya saja jumlah alokasinya yang sedikit berbeda dengan indikator kepadatan penduduk, tingkat kemiskinan, dan topografi wilayah. "Besar atau kecil alokasi anggaran, sangat tergantung dari jumlah kemiskinan, topografi wilayah serta jumlah penduduknya," ujar Muti'in.

Selain dana desa, sebut Muti'in, gampong juga memperoleh tambahan Alokasi Dana Gampong (ADG) yang dibiayai pemerintah daerah, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) untuk membiayai belanja aparatur gampong, dan bantuan sosial seperti bantuan fakir miskin serta anak yatim.

"Sejauh ini, belum dapat dipastikan jumlah ADG nya, karena adanya proses kebijakan fiskal, seperti refocusing. Kemungkinannya juga berdampak terhadap Penghasilan tetap (Sultap) perangkat Gampong," ungkapnya.***

Komentar

Loading...