Di Pidie, Tiga Wanita Dipercaya Pimpin Tiga Kecamatan

Oleh ,
Di Pidie, Tiga Wanita Dipercaya Pimpin Tiga Kecamatan
Pelantikan camat di Pidie. | Foto: KBA.ONE, Marzuki

KBA.ONE, Pidie - Merasa kurang percaya terhadap kepemimpinan kaum pria, Bupati Pidie, Roni Ahmad melantik tiga wanita sebagai Camat, di Ops Room Sekretaris Daerah (Setdakab) Pidie, Senin 18 Mai 2020.

Tiga wanita tersebut merupakan bagian dari 96 pejabat Administrator dan Pengawas atau eselon III dan IV, yang ditetapkan dengan keputusan Bupati Nomor Peg.800/49 tahun 2020, adalah Nasrinah Hanim Camat Kecamata Grong-Grong, Nurhanisah Camat Kecamatan Mila, dan Nurmasyitah Camat Kecamatan Sakti.

Setelah acara pelantikan, Bupati Pidie Roni Ahmad, menyampaikan alasannya yang menyatakan selama ini kaum lelaki yang yang memimpin tiga kecamatan tersebut sudah dipercayakan, ternyata dalam penilaianya kurang efektif. Sehingga pilihannya adalah kaum perempuan yang dinilai mampu memimpin kecamatan, dan itu pula sebagai dari kesetaraan gender.

“Sekarang tiba saatnya bangkit kaum perempuan yang harus menginspirasi perjuangan Cut Nyak Dhien dan Cut Mutia sebagai pahlawan Aceh,” katanya.

Selain itu, Roni juga melantik 15 camat lainnya yang rata-rata glontoran Jati Nangor, dan mereka masih muda usia, juga 78 pejabat eselon III dan IV, disejumlah instansi kabupaten dan di kecamatan.

Abusyik sapaan akrab Roni Ahmad, mengatakan yang dilantik tersebut adalah mereka yang harus bisa bekerja berinovasi dan peka terhadap permasalahan yang dialami masyarakat. Kemudian juga mampu memberi motivasi kepada jajarannya, dan bagian dari pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja serta penyelenggaraan tugas dan pelayanan yang maksimal.

“Yang dilantik har ini merupakan yang dipilih dan bisa bekerja,” kata Abusyik.

Palentikan dan pengambilan sumpah 96 Apartur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan di Ops Room Setdakab Pidie tersebut, sejatinya berstandar protokol kesehatan dengan memperhatikan social distancing dan physical distancing.

Namun, pantauan KBA.ONE di lokasi, tampak 96 ASN yang dilantik tersebut terkesan rapat tanpa ada jarak seukuran 1,5 meter, sesuai yang disarankan protokol kesehatan dan tidak dilaksanakannya video Conference.

Sementara Badan Kepegawaian Negara telah melayangkan surat edara aratau SE Nomor 10 /SE/IV/2020, tentang pelantikan /pengambilan supah/janji, PNS atau pengambilan sumpah/janji PNS yang seharusnya melalui media elektronik atau teleconference sebagai uapaya nntuk pencegahan dan penyebaran Covid-19.

Komentar

Loading...