Diduga Ada Suap, Jaksa Dalami Kasus "Pelesiran" Napi Juragan

Diduga Ada Suap, Jaksa Dalami Kasus "Pelesiran" Napi Juragan
Yudhi, Kasi Pidsus Kejari Calang. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Jaya - Kejaksaan Negeri Calang, Aceh Jaya, saat ini tengah mendalami kasus "pelesiran" napi Rutan Calang, Samsuardi alias Juragan, yang diciduk tim Kejaksaan Negeri Aceh Jaya dan Nagan Raya, Selasa lalu. "Ada dugaan suap dalam kasus itu," kata Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pindana Khusus Kejaksaan Negeri Aceh Jaya, Yudhi Saputra, Rabu 21 Agustus 2019.

Penegasan Yudhi itu mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Jaya, Candra Saptaji.

Kata Yudhi, napi Juragan yang tertangkap sedang mengemudi kendaraan Toyota Harrier di jalan lintas Banda Aceh-Meulaboh, Desa Keude Krueng Sabee, Selasa kemarin, diduga kuat sering keluar masuk Rutan Calang.

"Diduga ada suap dilakukan sehingga dia (Juragan) dapat keluar masuk dari lapas," sebut Yudhi.

Dia berjanji dalam waktu dekat pihak Kejari Calang akan melakukan pemanggilan kepada para pihak yang terkait dalam kasus dugaan suap itu agar ada titik terang. "Jika terbukti, kami akan mengusut hingga tuntas," tegas Yudhi. 

Sementara menurut sumber KBA.ONE, terpidana Juragan, bekas Ketua DPRK Nagan Raya, ini kerap pulang ke rumahnya di Banda Aceh. Dalam Satu minggu, kata sumber itu, Juragan ada dua kali berada di Banda Aceh, di rumahnya kawasan Geuceu.

"Kunci rumah dia (Juragan) dipegang oleh warga di gampong tersebut. Selain itu, mengapa Juragan bisa ditetapkan dan ditahan di Rutan Calang, padahal kasusnya di Nagan Raya, ada dugaan oknum tertentu terlibat mengaturnya," sebut sumber itu. ***



Komentar

Loading...