Diduga Aniaya Ibu Kandung, Polisi Amankan Pemuda di Bener Meriah

Diduga Aniaya Ibu Kandung, Polisi Amankan Pemuda di Bener Meriah
Pelaku diamankan polisi setelah diduga menganiaya ibu kandungnya. | Foto: Ist

KBA.ONE, Bener Meriah – Seorang pemuda di Kabupaten Bener Meriah berinisial A, 23 tahun, diamankan Polisi di Kabupaten Bener Meriah. Ia diduga menganiaya ibu kandungnya sendiri, pada Selasa 25 Mei 2021 sekira pukul 20.03 WIB.

Ia diamankan pihak Kepolisian Sektor Bandar Polres Bener Meriah setelah korban berinisial R, 66 tahun, warga Kecamatan Bandar, kabupaten setempat melaporkan peristiwa itu kepada polisi.  

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya, melalui Kapolsek Bandar,vIptu Agus Suyanto membenarkan pristiwa itu. "Benar, kami hari ini menerima laporan polisi dari masyarakat, terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga,” kata Agus.

Kata Agus, kejadian itu bermula saat pelaku  meminta uang sebesar Rp500 ribu, namun korban menjawab tidak punya uang sebanyak itu. Bahkan, korban sempat menanyakan untuk apa uang sebanyak itu, lalu pelaku menjawab untuk membeli handphone.

“Ibunya menjawab lagi, darimana ibu membawa uang sebanyak itu, kerjaan ibu cuma memetik kopi di kebun orang, lalu anaknya terbawa emosi hingga menarik kerah baju ibunya sembari mengucapkan kata-kata tak pantas,” ujar Agus membeberkan kronologi kejadian tersebut.

Lanjutnya, setelah peristiwa di dalam rumah itu terjadi, korban lari keluar rumah, namun pelaku ikut mengejar korban hingga menarik baju korban dan memukuli korban di bagian wajah berulang Kali. 

“Tidak lama berselang datang tetangga korban untuk melerai, atas kejadian ini korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Pelaku  sudah kita amankan di Mako Polsek Bandar,” tambah Agus.

Jika anak kandungnya itu terbukti bersalah, kata Kapolsek Bandar, ia akan di jerat dengan pasal 5, huruf a Jo Pasal 44 ayat 1 dari UU RI No 23 tahun 2014 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).** | KARMIADI, Kontributor Aceh Tengha

Komentar

Loading...