Diduga Cekcok Terkait Penebangan Bambu, Warga Aceh Tengah Dibacok

Diduga Cekcok Terkait Penebangan Bambu, Warga Aceh Tengah Dibacok
Ilustrasi. | Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Diduga terlibat cekcok, seorang warga Arul Pertik, Kecamatan Rusip Antara, Aceh Tengah, MD, 41 tahun, diduga dibacok oleh KM, 61 tahun. Kini korban tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim, melalui Kasatreskrim Iptu Ibrahim, Selasa 19 Oktober 2021, mengungkapkan kejadian itu dilaporkan terjadi pada Senin 18 Oktober 2021, sekira pukul 18.03 WIB.

Cekcok antara korban dan tersangka diduga terkait penebangan bambu yang mengenai rumah ibu korban. Kata Ibrahim, MD dibacok di bagian kepala dan leher samping. "Korban masih belum bisa kita mintai keterangan karena sedang menjalani perawatan," ungkapnya.

Usai kejadian itu polisi langsung mengejar tersangka, malam itu juga tersangka KM dibekuk. Saat ini ia ditahan di Rutan Takengon, dan pihaknya akan mendalami kasus ini. Ibrahim juga menyampaikan antara tersangka dan korban diduga ada hubungan saudara.

Korban sebelumnya sempat mengalami kritis setelah dibacok oleh pelaku. Namun saat kondisinya sudah mulai pulih. "Korban Allhamdulillah sudah mulai sehat, saat ini sudah sadar," kata dia.

Menurutnya, tersangka KM dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan. "Karena ada pengeroyokan, diduga lebih dari satu orang sementara kita jerat dengan pasal ini," tutup Iptu Ibrahim.

Dalam pasal 170 KUHPidana dijelaskan setiap pelaku yang melakukan perbuatan tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan diancam pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

Anara

Komentar

Loading...