Diduga Jual Chip Scatter, Polisi Tangkap Dua Pria di Aceh Tengah

Diduga Jual Chip Scatter, Polisi Tangkap Dua Pria di Aceh Tengah
Konferensi pers di Mapolres Aceh Tengah. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - Kepolisian Resort Aceh Tengah menangkap dua pria diduga menjual chip game online Higs Domino. Kl H, 28 tahun, warga Kecamatan Lut Tawar dan CT, 28 tahun, warga Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Keduanya saat ini ditahan di Polres Aceh Tengah untuk keperluan penyelidikan.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, melalui Kasetreskrim Ahmad Arief Sanjaya, mengatakan pria berinisial H ditangkap pada 27 April 2021, sekira pukul 21.10 WIB. 

Dari tangan H, polisi mengamankan satu unit handphone (hp), uang senilai Rp870 ribu, satu akun digital Higs Domino berisikan chip 19 bilion. 

"Dia juga memiliki 34 chip di dalam akun pribadinya, lalu menjual 25 chip itu ke pembeli dengan harga Rp1.625.000 dan sisanya sembilan chip lagi," kata Arief saat menggelar konferensi pers dengan awak media, Kamis 29 April 2021.

Kata Kasatreskrim, H juga membeli chip dengan jumlah 10 chip dengan harga Rp600 ribu. 

"Sisa uang tersisa uang Rp1.025.000 lalu ia mengambil Rp150 ribu untuk keperluan sehari hari, uang tersisa dalam akun pribadi tersangka Rp870 ribu, ditambah dengan 19 chip diakunya. Jika chip itu dijual, maka tersangka mendapatkan uang senilai Rp1.235.000," lanjut Arief.

Sementara, CT diamankan polisi pada 27 April 2021 sekira pukul 23.00 WIB di Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit hp, uang Rp600 ribu dan satu akun Higs Domino berisi chip 4 billion. 

"CT memiliki 14 chip domino dan menjual 10 chip, serta mendapatkan keuntungan dari penjualan chip sebesar Rp600 ribu. Chip yang tersisa dalam akun milik tersangka sebanyak empat bilion, jika dijual oleh tersangka akan mendapatkan uang Rp240 ribu," katanya. 

Pihak reskrim juga mengamankan satu pria D, 39 tahun, warga Silihnara, diduga pemain Toto Gelap (Togel). Barang bukti yang diamankan polisi bermula satu penbat catatan penulisan togel. "Petugas menangkap D tengah bermain togel," ujarnya. 

Ketiga tersangka dijerat pasal 18 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat. Diancam dengan hukuman cambuk sebanyak 12 kali denda 120 gram emas dan penjara paling lama 12 bulan.*** | KARMIADI, Kontributor Banda Aceh

Komentar

Loading...