Diduga Terlibat Narkoba, Oknum Kades di Aceh Tengah Diciduk Polisi

Diduga Terlibat Narkoba, Oknum Kades di Aceh Tengah Diciduk Polisi
Ilustrasi |Foto: Tribunnews.com

KBA.ONE, Takengon - Polres Aceh Tengah melalui personil Satnarkoba menciduk oknum Reje Kampung (kepala desa) Rebe Gedung, Kecamatan Silihnara berinisial MN, karena diduga memiliki narkoba jenis sabu.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Sandy Sinurat, melalui Kasat Narkoba, AKP Suwarno, Kamis 6 Agustus 2020, mengatakan penangkapan dilakukan atas dasar laporan dari masyarakat setempat.

Menurut laporan warga, kata Suwarno, MN sering bertemu dengan orang yang tak dikenal dengan gelagat yang mencurigakan. Atas dasar itu, penangkapan terhadap oknum kepala desa (kades) itu dilakukan pada Senin 03 Agustus 2020, sekitar pukul 23.30 WIB di rumahnya.

Saat ditangkap, personil narkoba mengamankan satu kaca pyrex di dalamnya masih tersisa narkoba jenis sabu.

Ia menyampaikan, kuat dugaan saat dilakukan penangkapan, MN baru saja mengunakan narkoba dan hasil pemeriksaan urin membuktikan positif.

Sebelum digiring ke Polres, rumah MN diperiksa oleh tim narkoba untuk memastikan barang bukti lainnya. Namun, tidak ditemukan barang bukti selain sisa pakai yang terdapat di dalam kaca pyrex.

Setelah dilakukan interogasi awal, MN mengaku membeli barang tersebut dari tersangka lain yang berinisial P. “P saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk kasus narkoba,” lanjut Suwarno.

Hingga saat ini pihaknya terus mendalami kasus narkoba yang melibatkan oknum kepala desa itu. “Kami masih mendalami kasus ini, siapa saja yang terlibat selain MN,” katanya.

Selain itu, tim narkoba juga menangkap ST. Sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) ST merupakan warga Kampung Burni Bius, Kecamatan Silih Nara. Hasil penangkapan tersebut, personil mengamankan empat paket sabu seberat 0,29 gram dan satu unit sepeda motor.

“ST ditangkap di Kecamatan Kebayakan, saat itu ia sedang berdiri menunggu salah seorang temanya, dan langsung diciduk anggota. Setelah dilakukan pemeriksaan, dalam saku tersangka terdapat sabu-sabu,” beber Suwarno.

Untuk diketahui, MN dan ST dijerat dengan Pasal 112 Ayat (1) atau Pasal 114 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana empat tahun penjara.*** | Karmiadi, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...