Diklat Pembukuan bagi Pelaku UMKM Aceh Timur

Diklat Pembukuan bagi Pelaku UMKM Aceh Timur
Iskandar, SH, menyematkan tanda peserta pada kegiatan pelatihan pembukuan bagi UMKM. | Foto: Iskandar Ishak.

KBA.ONE, IDI – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Timur menggelar Diklat pembukuan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut berlangsung di The Royal Hotel Idi, Rabu 12 September 2018.

Iskandar, SH, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Aceh Timur menyampaikan manusia dalam kehidupan sehari-hari tidak bisa terlepas dari ekonomi, baik di pasar, di sekitar rumah,  dan lingkungan sehingga banyak hal yang disebut kegiatan ekonomi.

Karena itu, kata Iskandar, ekonomi menjadi hal penting dan akrab pada diri manusia.  Sektor usaha kecil dan menengah (UKM) telah dipromosikan dan dijadikan sebagai agenda utama pembangunan ekonomi Indonesia yang telah terbukti tangguh ketika krisis ekonomi pada 1998. "Hanya sektor UMKM yang bertahan sampai saat kini, sementara sektor lain yang lebih besar justru berantakan usahanya,” terang Iskandar.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, dalam hal ini Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, melaksanakan kegiatan pelatihan Pembukuan bagi UMKM ini sudah berjalan tahun ke 5. Ini untuk menjawab pelaku UMKM yang masih kurang mencatat (pembukuan) terhadap kegiatan usahanya. Ini penting karena  sebagian besar usaha kecil tumbuh secara tradisional dan merupakan usaha keluarga yang turun menurun.

Iskandar mengaku prihatin terhadap pelaku usaha dan mikro yang ada di Aceh Timur. "Potensi sumber daya alam mendukung tapi usaha yang dijalankan kurang berkembang untuk ditingkatkan status usahannya,” sebut Iskandar.

Dia mengharapkan para pelaku usaha bisa mendapatkan manfaat ilmu pembukuan untuk memperbaiki usahanya. Apalagi pelatihan ini berguna untuk keperluan internal dan membantu pengusaha mengendalikan keuangan perusahaannya.

Selain itu, tambah Iskandar, untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pemisahan keuangan perusahaan dengan pribadi, selain pelaku usaha mendapat wawasan baru dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. . 

 Kabid UKM Muhammad Syukur Saleh, SP,  melaporkan jumlah peserta Diklat ini sebanyak 30 orang dan berlangsung sejak tanggal 12 hingga 14 september 2018. Terdiri dari usaha industri 11 peserta, usaha dagang 7 peserta, usaha jasa 3 peserta, usaha menjahit 3 peserta dan usaha kreatif 6 peserta. | ISKANDAR ISHAK, Aceh Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dr. Maimun, SE, AK, M.Si (Tutor), Iskandar, SH Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM dan Kabid UKM Muhammad Syukur Saleh, SP serta para peserta UMKM. (Iskandar Ishak).

Komentar

Loading...