Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Kangkangi Instruksi Presiden

Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Kangkangi Instruksi Presiden
Suasana ruang kerja KPA Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Jum'at 16 Oktober 2020. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Medio Oktober 2020, pelaksanaan kegiatan dalam rangka refocusing pengurangan dampak pandemi Covid-19 lewat hibah pengadaan benih ikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat mengendap di meja KPA DKP Aceh.

Peristiwa itu dianggap mengangkangi intruksi Presiden RI Nomor 4 tahun 2020, tentang percepatan pencegahan Covid-19 lewat penguatan perekonomian rakyat bidang perikanan dan kelautan di era pandemi Covid-19, sehingga usaha masyarakat tidak terhenti.

Situasi di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh berjalan di tempat alias mengendap di meja Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) DKP Aceh.

Sekitar Rp21,7 miliar anggaran refocusing pada DKP Aceh tahun 2020 belum tersalurkan. Diduga kuat ada permainan internal untuk bagi - bagi proyek ke konco oknum pejabat DKP.

Sejumlah masyarakat nelayan dan petani tambak yang telah mengetahui akan ada bantuan benih ikan merasa kecewa. Sebab, hampir empat bulan tambak yang telah dijanjikan pejabat DKP Aceh tak kunjung datang, ujar Hasdy, petani udang di kawasan Peukan Bada, Aceh Besar.

Sementara, Kadis DKP Aceh, Dr. Ilyas,  saat dikonfirmasi KBA.ONE, melalui pesan WhatApps, Kamis 15 Oktober 2020, memilih bungkam.

Padahal, situasi kantor DKP Aceh saat ini terlihat berantakan. Menurut sumber KBA.ONE di DKP Aceh, saat ini KPA belum menindaklanjuti perintah presiden untuk segera mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat di tengah-tengah pandemi virus corona yang meluluhlantakkan perekonomian masyarakat. "Oknum pejabat di DKP itu bekerja sangat tidak profesional. Mereka mengutamakan kelompok dan orang-orang dekatnya,"  ujar sumber itu.

Menurut informasi yang berkembang, pengadaan benih - benih ikan serta peremajaan tambak warga, proyek tersebut akan dikelola oleh oknum anggota dewan berinisial IN, serta salah seorang ketua OP berinisial W di Aceh yang mengaku orang dekat Plt. Gubernur Aceh.

Bahkan, satu -satunya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di lingkungan DKP Aceh, Aliman, jarang berkantor. Sehingga banyak proyek terbengkalai meski anggaran akan berakhir awal Desember 2020.

KBA.ONE mencoba menghubungi Kuasa Pengguna Anggaran DKP Aceh, Aliman, melalui nomor 081168xxxc sejak Jum'at, 16 Oktober 2029 dan Sabtu, 17 Oktober 2020, namun telepon selulernya tidak aktif.***

Komentar

Loading...