Dinas Koperasi Aceh Tengah Kembali Buka Pendaftaran Bantuan Usaha Mikro

Dinas Koperasi Aceh Tengah Kembali Buka Pendaftaran Bantuan Usaha Mikro
Ilustrasi |Foto: Ist

KBA.ONE, Takengon - Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperdagkop UKM) Aceh Tengah kembali mengeluarkan pengumuman Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang terdampak Covid-19 dan belum terakses perbankan, serta belum tersentuh bantuan apapun.

Pengumuman yang dikeluarkan melalui surat nomor: 518/2796/DPKUKM/2020 tertanggal 13 Oktober 2020 ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro yang benar-benar sedang berusaha, bukan rekayasa.

Jika ingin melakukan pendaftaran, setiap pelaku usaha mikro di Kabupaten Aceh Tengah dapat mendaftarkan diri ke reje (kepala desa) masing-masing.

Selain itu, bantuan ini ditargetkan untuk pelaku usaha yang memiliki usaha, seperti pedagang pasar, Penjual Kaki Lima (PKL), industri/usaha rumah tangga, atau pelaku usaha yang memiliki omzet kurang dari Rp300 juta pertahun dan memiliki aset lebih kurang Rp50 juta.

Syarat-syarat pendaftarannya antara lain:
1. Merupakan warga Kabupaten Aceh Tengah, yang dibuktikan dengan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

2. Memiliki usaha yang masuk kategori usaha mikro dan foto tempat usaha sendiri, bukan milik orang lain.

3. Memiliki nomor rekening bank dengan saldo kurang dari Rp2.000.000, dan tidak sedang mengakses kredit di perbankan.

4. Belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.

5. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

6. Bagi pemohon yang sudah menerima dan mendaftar BPUM sebelumnya, tidak diperkenankan mendaftar kembali.

Kadisperdagkop UKM Aceh Tengah, Joharsyah, mengatakan batas
perpanjangan pendaftaran tersebut paling lambat tanggal 10 November 2020.

"Besok baru dimulai pembukaan pendaftarannya. Untuk menghindari kerumunan, pendaftaran dibuka di masing-masing kecamatan, selanjutnya kecamatan yang mengantarnya ke Disperdagkop dalam bentuk PDF," kata Joharsyah.*** | Karmiadi, Kontributor Aceh Tengah

Komentar

Loading...