Dinyatakan Aman, Aceh Utara Ajukan Permintaan 376 Ribu Vaksin Sinovac

Dinyatakan Aman, Aceh Utara Ajukan Permintaan 376 Ribu Vaksin Sinovac
Rapat koordinasi yang dilakukan pihak Dinkes Aceh Utara serta puskesmas, terkait sosialisasi Vaksin Sinovac | Foto : KBA.ONE, Try Vanny


KBA.ONE, Aceh Utara – Sebanyak 5000 tenaga medis di Kabupaten Aceh Utara, akan menjadi prioritas pemberian Vaksin Sinovac. Para tenaga medis tersebut, termasuk dari 376 ribu penerima yang telah diusulkan Dinas Kesehatan Aceh Utara.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Utara, Amir Syarifuddin menjelaskan, penerima vaksin harus berusia 18 hingga 59 tahun, dan tidak memiliki penyakit penyerta. Pihaknya juga mengaku belum mengetahui berapa jumlah vaksin yang akan diterima, namun pemberian vaksin akan dilakukan secara bertahap.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait vaksin Covid-19, melalui pihak puskesmas yang berada di kecamatan. Terlebih saat ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah menyatakan vaksin halal, serta BPOM juga menyatakan vaksin itu aman,” ucap Amir, Selasa 12 Januari 2021.

Amir menjelaskan, saat ini pihaknya memiliki 128 vaksinator yang tersebar di 32 puskesmas. Setiap puskesmas memiliki empat orang vaksinator yang siap memberikan vaksin nantinya,” tuturnya.

“Terkait lokasi pemberian vaksin kita masih melakukan koordinasi, apakah akan ditempatkan pada satu posko atau dilakukan di puskesmas yang berada di kecamatan masing-masing,” jelas Amir.

Di wilayah Aceh Utara ada 35 titik lokasi vaksinasi Covid-19, 32 diantaranya di puskesmas, kemudian di Klinik Medika Pratama Komplek PIM, RSU Cut Meutia (RSUCM) dan di Dinas Kesehatan Aceh Utara.

Amir juga meminta agar masyarakat tidak mempercayai kabar hoax yang beredar di media sosial, terkait efek samping yang ditimbulkan setelah vaksin diberikan.

"Yang jelas vaksin itu aman untuk disuntikkan sesuai hasil BPOM, vaksin itu halal dan suci sesuai dengan keputusan MUI,“ tuturnya. 

Komentar

Loading...