Dispar Banda Aceh Latih 40 Pengelola Objek Wisata

Dispar Banda Aceh Latih 40 Pengelola Objek Wisata
Pelatihan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tatakelola Destinasi Pariwisata, di Banda Aceh | Foto: ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Banda Aceh menggelar Pelatihan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tatakelola Destinasi Pariwisata, di Banda Aceh, pada 9-11 September 2019. Dikuti oleh 40 peserta, terdiri dari para pengelola objek wisata dan kelompok sadar wisata se-Banda Aceh.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, dalam sambutannya saat membuka acara yang digelar di Aula Hotel Rasamala mengatakan mendorong agar dalam kegiatan tersebut juga dibuka ruang diskusi untuk mengembangkan sektor pawisata.

"Ini penting untuk membuka wawasan kita semua karena pariwisata adalah salah satu pintu untuk menyejahterakan warga kota," kata pria yang kerap disapa Cek Zainal ini.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar jangan ragu untuk mencantumkan atau menjual destinasi wisata halal, "yang saat ini begitu digemari terutama kuliner halal. Karena secara ilmu kesehatan kuliner halal itu benar-benar baik bagi kesehatan, dan itu juga diakui oleh non muslim," katanya.

Selain itu, Cek Zainal mengatakan dalam sektor wisata Banda Aceh juga sudah bekerjasama dengan Aceh Besar dan Sabang. "Jadi tak perlu ragu untuk ikut mempromosikan wisata di kedua daerah tetangga kita, karena wisatawan juga pasti akan singgah di Banda Aceh," ungkapnya.

Kemudian, jika Sabang terkenal dengan wisata bahari dan Aceh  Besar dengan wisata alamnya, maka Banda Aceh punya wisata religi, sejarah, dan edukasi tsunami. "Akomodasi bagi wisatawan di kota kita juga sudah sangat memadai," katanya.

Sementara itu, Kadispar Banda Aceh Iskandar mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan SDM para pelaku wisata, terutama terkait arah kebijakan umum Pemko Banda Aceh di sektor pariwisata.

"Materi pelatihannya kita berikan dalam bentuk teori dua sesi, dan satu sesi studi komparatif dengan mengunjungi objek wisata di Banda Aceh. Kita harapkan setelah pelatihan, para peserta mampu mengimplementasikan kompetensinya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan," harapnya. 

Komentar

Loading...