Ditanam di Area Industri Arun, 9 Kg Sabu Diamankan Polisi

Ditanam di Area Industri Arun, 9 Kg Sabu Diamankan Polisi
Konfrensi pers di Polres Lhokseumawe. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe - Diduga sebagai bandar sabu, empat orang tersangka diringkus Satuan Narkoba Polres Kota Lhokseumawe bersama barang bukti lebih dari sembilan kilogram sabu yang terbungkus kemasan teh China.

Para tersangka yaitu DS, 38 tahun, TA, 59 tahun, R, 36 tahun, ketiganya merupakan warga Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Sementara satu pelaku lainnya AS, 33 tahun, merupakan warga Desa Bugak Krueng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireun.

Saat konfrensi pers, Kamis 18 November 2021, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, menyampaikan awalnya petugas memperoleh informasi dari masyarakat terkait adanya masyarakat yang menyimpan sabu dalam jumlah besar. Petugas segera melakukan penggerebekan, dan berhasil menemukan dua bungkus besar sabu dari pelaku DS di kediamannya.

"Setelah itu kita kembangkan lagi dan berhasil meringkus pelaku lainnya. Kemudian kita juga memperoleh barang bukti tujuh kilogram lagi, yang ditanam di pinggir pantai area industri PT Arun," ucap Eko.

Sambungnya, total dari paket sabu yang terbungkus kemasan teh China Guanyinwang adalah 9.496 gram. Para pelaku akan diancam hukuman penjara maksimal 20 tahun, dan denda uang maksimal Rp10 miliar.

"Kita berhasil menyelamatkan 47.480 jiwa dari penyalahgunaan narkotika golongan satu ini, dengan konversi satu gram dikali dengan lima jiwa," tuturnya. ***

Anara

Komentar

Loading...