Ditolak Sistem, Sekda Agara Gagal Disuntik Vaksin Covid-19

Ditolak Sistem, Sekda Agara Gagal Disuntik Vaksin Covid-19
Data Sekda Agara, M. Ridwan saat dimasukan ke sistem aplikasi P Care Kementerian Kesehatan. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Tenggara – Ditolak secara otomatis oleh sistem aplikasi P Care Kementerian Kesehatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara, Agara M. Ridwan, gagal disuntik vaksin Covid-19.

Direktur utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane,  dr. Ifradin Pinim, Rabu 17 Februari 2021, membenarkan kabar tersebut. Karena saat dilakukan screening, M. Ridwan dalam kondisi kurang sehat atau menderita penyakit lain.

"Berdasarkan hasil P Care Kemenkes, untuk sementara Pak Sekda M. Ridwan tidak dapat dilakukan penyuntikan vaksin Sinovac atau ditolak oleh sistem. Hal ini dikarenakan beliau dalam kondisi kurang sehat atau menderita penyakit lain", ungkap dr Ifradin Pinim kepada KBA.ONE.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Agara, Jainudin melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit ( P2P), Jefri menyebutkan M. Ridwan gagal disuntik vaksin.

Kata dia, selain akibat kondisi kesehatan, ada 16 katagori yang telah ditentukan Kementerian Kesehatan untuk tidak dilakukan vaksinasi. “Termasuk penyakit yang sedang dialami Sekda Agara,” sebut Jefri.

Untuk diketahui, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Aceh Tenggara (Forkompimda Agara) mulai disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac, pada Selasa 16 Februari 2021, di pelataran RSUD H.Sahudin Kutacane.

Penyuntikan vaksin Covid -19  itu dilakukan setelah sebelumnya sejumlah tenaga kesehatan (nakes)  se Aceh Tenggara sebagai prioritas pertama disuntik vaksin.

Selain itu, sejumlah Forkopimda yang disuntik vaksin diantaranya Bupati Aceh Tenggara, H. Raidin Pinim, Wakil Bupati Bukhari,  Dandim 0108/Agara, Letkol. Inf Robbi Firdaus, Kapolres Aceh Tenggara AKBP.  Wanito Eko Sulistyo, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Staifullah, Ketua Pengadilan Negeri Aceh Tenggara, Pitriadi, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Aceh Tenggara, M. Asbi.***

Komentar

Loading...