DKPP Nagan Raya Berikan Rekom BBM Subsidi untuk Nelayan

DKPP Nagan Raya Berikan Rekom BBM Subsidi untuk Nelayan
DKPP Nagan Raya saat memberikan rekom BBM bersubsidi untuk nelayan. | Foto: Ist

KBA.ONE, Nagan Raya - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pangan melaksanakan program Saweu Nelayan Rekom Keliling (Reling) di dua lokasi, yakni Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kuala Tuha, Kecamatan Kuala Pesisir dan TPI Kuala Tadu, Kecamatan Tadu Raya, Kamis 4 November, dan Selasa 9 November. 

Bupati Nagan Raya, H M Jamin Idham, melalui Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan (DKPP), Ujang, mengatakan kegiatan Saweu Nelayan Reling merupakan upaya jemput bola ke lapangan, untuk mensosialisasikan serta melakukan aksi pemberian rekom Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan.

“Program ini kita hadirkan supaya memudahkan masyarakat nelayan dalam mengambil rekom BBM bersubsidi untuk melaut. Jadi kita coba berinovasi dengan melakukan pemberian di tempat (on the spot)," kata Kadis DKPP, Kamis 11 November 2021.

Selama ini, tambah Ujang, masyarakat nelayan yang ingin melaut harus mengambil rekom ke kantor dan harus menempuh perjalanan yang lumayan jauh dari tempat tinggal.

"Dengan adanya uji coba ini, diharapkan dapat meringankan permasalahan tersebut. Memang harapannya program ini dapat sustainable atau berkelanjutan," ungkap Ujang.

Melalui kegiatan tersebut, ia menargetkan masyarakat nelayan yang masa berlaku rekom BBMnya sudah habis atau mati dapat diperpanjang kembali Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) oleh petugas Penyuluh Perikanan Bantu Kementerian Kelautan dan Perikanan (PPBKKP), sebagai salah satu prasyarat dalam pengambilan rekomendasi BBM nelayan bersubsidi.

Dengan adanya perpanjangan tersebut, diharapkan nelayan  dapat melaut dan mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan yang ada di wilayah Kabupaten Nagan Raya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kelautan DKPP Nagan Raya, Jufriana, menjelaskan kegiatan itu merupakan bagian dari pelayanan publik.

"Ini bagian dari visi dan misi kepala daerah dalam rangka mewujudkan reformasi birokrasi menuju good governance dan clean government," ujarnya. 

Kabid Kelautan itu juga mengutip salah seorang perwakilan nelayan yang menyatakan,  bahwa mereka bersyukur dan senang dengan adanya program seperti itu.

“Kami berharap program-program yang berpihak kepada nelayan seperti ini dipertahankan dan diteruskan karena manfaatnya langsung terasa oleh kami," kata Jufriana. | SAIFUL BAHRI, Kontributor Nagan Raya

Anara

Komentar

Loading...