Dosen Politeknik Kutaraja: Sistem Pendidikan di Aceh Perlu Dibenahi

Dosen Politeknik Kutaraja: Sistem Pendidikan di Aceh Perlu Dibenahi
Dosen Politeknik Kutaraja Banda Aceh, Hamdani. | Foto: st

KBA.ONE, Banda Aceh - Dosen Politeknik Kutaraja Banda Aceh, Hamdani, menekankan betapa pentingnya pembenahan sistem pendidikan agar mampu merespons perubahan di era digital yang berjalan begitu cepat.

"Banyak variabel yang perlu dibenahi bila target pendidikan kita mau selevel dengan daerah lain secara nasional, minimal se-Sumatera," kata Hamdani kepada KBA.ONE, Senin, 10 Mei 2021.

Ia juga menyoroti infrastruktur, sistem belajar mengajar, kualitas dan kesejahteraan guru di Indonesia terutama di Aceh yang masih berkecukupan. Kemudian terpenting adalah kebijakan Pemerintah Daerah di bidang pendidikan yang harus benar-benar jelas dan fokus pada output dan out come yang hendak dicapai.

Menurutnya, secara kurikulum sebenarnya Pendidikan di Aceh sudah standar. Namun, Aceh perlu menitik beratkan fokus pada model pendidikan yang khas. Model pendidikan yang memadukan antara ilmu, iman, taqwa, dan teknologi.

Hamdani menjelaskan kombinasi empat pilar itulah yang membuat model pendidikan unggul, yang akhirnya akan menghasilkan lulusan atau peserta didik yang siap secara softskill dan hardskil, unggul dalam dunia kerja.

"Sekarang Alhamdulillah ada kemajuan yang nyata pada pendidikan Dayah dengan model pendidikan Islam terpadu. Namun perlu di perkuat dengan teknologi dan digitalisasi sehingga dayah di Aceh akan mirip seperti pendidikan Islam modern, moderat, dan tidak gagap teknologi," ungkapnya.

Sementara itu, terkait Pendidikan Aceh yang masih berada diposisi terendah tingkat nasional, Hamdani sangat prihatin karena Aceh dikenal sebagai daerah yang memiliki keistimewaan di bidang pendidikan.

"Namun faktanya secara kualitas posisi kita sangat rendah ditingkat nasional. Sejatinya Pendidikan Aceh lebih maju se-Sumatera, itu target paling minimal," imbuhnya.

Komentar

Loading...