DPRD Aceh Utara Desak Pemerintah Fungsikan Kantor Lhoksukon

DPRD Aceh Utara Desak Pemerintah Fungsikan Kantor Lhoksukon
Kantor Bupati Aceh Utara. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Utara – Bangunan gedung DPRD dan kantor Bupati Aceh Utara di Lhoksukon, hingga kini belum difungsikan. 

Pasalnya, kantor bupati yang telah dikerjakan sejak tahun 2017 tersebut sudah rampung dikerjakan.

Karena itu, pihak DPRD Aceh Utara, meminta agar pemerintah segera memindahkan aktivitas dari kantor bupati di Lhokseumawe ke kantor bupati di Lhoksukon. .

“Tahun 2020 ada Rp19 miliar anggaran yang diplot untuk disain interior kantor bupati dan kantor DPRD di Lhoksukon. Jangan selalu kita bertahan di Lhokseumawe, padahal kantor di sana sudah rampung. Hanya finishing kecil saja,” kata anggota DPRD Aceh Utara, Zulkifli, Minggu 12 Januari 2020.

Dia menyebutkan, pembangunan gedung DPRD dan Bupati Aceh Utara di Lhoksukon dimulai sejak tahun 2017 lalu dengan total anggaran Rp127 miliar. Jumlah dana itu dialokasikan dengan sistem tahun jamak. Tahun lalu, bangunan fisik dan pagar sudah rampung.

“Jika tidak segera difungsikan, bangunannya bisa rusak lagi. Lalu apa kita akan plot lagi untuk rehab, padahal belum digunakan. Selain itu, dana masyarakat Aceh Utara berputar di Lhokseumawe, bukan di Lhoksukon sebagai ibukota kabupaten,” terangnya.

Dia berharap, paling lambat pada pertengahan tahun 2020 kedua gedung itu telah difungsikan dan tidak ada lagi aktivitas perkantoran di Lhokseumawe.

Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, menyebutkan menerima masukan dewan. Namun, jika belum selesai bagian dalam, maka pemindahan aktivitas kantor terpaksa ditunda.

“Saya juga mau secepatnya aktivitas di Lhoksukon. Sejak awal niat kita tahun lalu fungsikan gedung itu. Ternyata interiornya belum siap, maka kita tunda lagi,” pungkasnya. ***

Komentar

Loading...