DPRK Simeulue akan Tinjau Lokasi Galian C di Simeulue

DPRK Simeulue akan Tinjau Lokasi Galian C di Simeulue
Ihya Ullumuddin | Foto: KBA.ONE

KBA.ONE, Sinabang - Maraknya penambangan ilegal dan sejumlah pabrik Asphal Mixing Plant (AMP) yang diduga tidak memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue berencana akan meninjau lokasi pada Desember ini. Penyataan itu diungkapkan Ketua Komisi C DPRK Simeulue, Ihya Ullumuddin kepada KBA.ONE, Kamis, 28 November 2019.

Ihya menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan kunjungan kerja kepada sejumlah lokasi penambangan alian C ilegal dan lokasi pembangunan pabrik AMP yang tidak memiliki dokumen izin Amdal.

"Kalau perlu kita panggil ya kita panggil, kita Komisi C pingin tau apakah isu di media itu memang benar atau tidak. Jika itu benar mereka menambang tanpa izin, tentu sangat merugikan daerah," katanya.

Hal senada juga disampaikan, Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Aceh, Rivi Hamdani, dirinya mendukung langkah Komisi C DPRK Simeulue tersebut.

Menurut Rivi, kegiatan penambangan galian  C tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Karena selama ini sejumlah perusahaan tersebut mengeksplorasi Sumber Daya Alam (SDA) Simeulue tanpa menghiraukan aturan yang ada.

Ia mengaku bingung dengan keadaan pemerintah daerah setempat, karena tidak memiliki izin dan dokumen Amdal tapi sejumlah perusahaan tersebut bisa beroperasi. Kemudian, mempertanyakan proses tender yang selama ini dilakukan oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Simeulue. | Kadri, Kontributor Simeulue

Komentar

Loading...