Dua Gabungan Covid-19 Saling Tukar Beberapa Gen

Dua Gabungan Covid-19 Saling Tukar Beberapa Gen
Ilustrasi. |Foto: Cnbcindonesia.com

KBA.ONE, Jakarta - Belum lama ini, peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan kemungkinan ada gabungan dua varian virus corona yang menjadi satu dan membentuk mutasi baru.

Berbeda dengan mutasi lainnya, jika dua varian baru bergabung atau rekombinasi, maka dikhawatirkan efektivitas vaksin berkurang.

"Varian baru yang terbentuk mungkin saja menyebabkan efektivitas vaksin menjadi berkurang," kata Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein Desain LIPI Wien Kusharyoto, dikutip dari detikcom, 25 Februari 2021.

Rekombinasi terjadi ketika dua varian Sars-Cov-2 yang berbeda menginfeksi seseorang sehingga kedua varian tersebut saling menukar beberapa gen. Ini akan menyebabkan mutasi bergabung membentuk varian baru.

Untuk mengantisipasi adanya rekombinasi, genom SARS-CoV-2 harus terus dipantau secara berkelanjutan guna mendeteksi jika terjadi perubahan pada struktur virus. Pemantauan juga penting dilakukan terutama jika ada kasus pada suatu daerah yang jumlah penderitanya cukup signifikan.

"Perubahan genom virus SARS-CoV-2 terutama yang menyebabkan perubahan struktur receptor binding domain (RBD) pada protein spike harus selalu dimonitor misalnya dengan pengurutan genom menyeluruh," jelasnya.

Komentar

Loading...