Dua Kali Aanmaning, PT. Kallista Alam Belum Lakukan Pemulihan Lahan

Dua Kali Aanmaning, PT. Kallista Alam Belum Lakukan Pemulihan Lahan
Foto: Doc. Walhi

KBA.ONE, Nagan Raya - Perusahaan kelapa sawit PT. Kallista Alam yang beroperasi di Suak Bahong, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, sampai saat ini belum melakukan pemulihan lahan dengan denda mencapai Rp366 miliar, kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Edo Juniansyah, di Suka Makmue, Kamis, 21 Februari 2019.

Edo menjelaskan, sidang terhadap PT. Kallista Alam sebelumnya telah dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh. Namun, setelah Pengadilan Negeri Suka Makmue diresmikan pada 22 November 2018, semua berkas perkara perusahaan sawit tersebut dilimpahkan ke PN Suka Makmue dari PN Meulaboh.

“Kita sudah terima delegasi dari PN Meulaboh untuk melakukan dua kali Aanmaning sebelum dilakukan eksekusi,”ujarnya

Pihak PN Suka Makmue, lanjutnya, telah melakukan dua kali Aanmaning atau peringatan terhadap tergugat untuk melaksanakan putusan pengadilan dalam perkara perdata yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap terhadap PT. Kallista Alam.

“Kita sudah lakukan Aanmaning dua kali yakni pada tanggal 20 Desember 2018 dan 10 Januari 2019 lalu,”jelasnya.

Namun sampai saat ini, sambungnya, belum ada niat baik dari pihak perusahaan untuk melakukan pemulihan terhadap lahan seluas 1.000 hektare yang dibakar tersebut. Sehingga Ketua Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue akan melakukan penetapan eksekusi.

“Untuk penetapan eksekusi itu sendiri sampai saat ini belum ada, kita masih pelajari lagi berkasnya. Informasi lebih lanjut nanti akan kita kabari,” tutupnya.

Komentar

Loading...