Dua Pekan, Masyarakat Sadar Divaksin Meningkat di Bireuen

Dua Pekan, Masyarakat Sadar Divaksin Meningkat di Bireuen
Kadinkes Bireuen, dr Irwan A Gani (duduk), diruang kerjanya, Jumat,24 September 2021 | WAKNEN JULI

KBA.ONE, Bireuen - Kesadaran vaksin di Kabupaten Bireuen mengalami peningkatan signifikan dalam dua minggu terakhir. Bila sebelumnya persentase masyarakat yang sudah divaksin hanya 0.1 persen, saat ini sudah mencapai 0.5 persen.

Hal itu mencuat  pada rapat yang dihadiri sekdakab, Kapolres, Dandim, kemenag serta beberapa dinas antara lain dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas pendidikan dayah dan satgas covid di Kabupaten Bireuen, Jumat 24 September 2021.

Terungkap bahwa, selama dua pekan terakhir, masyarakat yang divaksin mengalami peningkatan dari segi jumlah, walaupun pergerakan kenaikan angka belum tajam, namun cukup membuktikan bahwa kesadaran masyarakat untuk divaksin mulai tinggi.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Irwan A Gani, kepada KBA.ONE. ia menyebut  kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan terpapar dengan menjalani vaksin, sudah lebih baik khususnya di Kabupaten Bireuen. "Bila merujuk persentase angk, yakni naik 0.5 persen dari 0.1 persen dua pekan sebelumnya," kata kadinkes.

Untuk stok vaksin sendiri, ia mengatakan masih mencukupi kebutuhan dalam beberapa hari ini, begitupun sudah dikomunikasikan untuk pengiriman kembali dari provinsi ke kabupaten. "Kita perlu memastikan juga stok vaksin ini tersedia agar tidak  menghambat proses vaksinasi yang sedang digalakkan," tambahnya.

 *Pro Kontra Vaksin Bagi Siswa* 

Menanggapi ramainya kontra tentang pelaksanaan vaksin di kalangan siswa, Kadinkes Bireuen, dr Irwan A.Gani menjelaskan, pihaknya berkewajiban untuk terus menyosialisasikan kebutuhan vaksin guna mencegah terpaparnya seseorang oleh virus covid 19.

Begitupun, dr Irwan menanggapi bahwa tidak ada pemaksaan bagi siswa untuk divaksin. "Selain berpegang pada surat izin orang tua, proses vaksin disekolah juga diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi siswa. Jadi kalau tidak sehat bisa dilakukan penundaan," jelasnya.

WAKNEN JULI/ Kontributor Bireuen.

Anara

Komentar

Loading...