Dua Siswi MTsN Model Banda Aceh Lolos Seleksi Kompetensi Robotik Kemenag RI  

Dua Siswi MTsN Model Banda Aceh Lolos Seleksi Kompetensi Robotik Kemenag RI  
Dua siswi MTsN Model Banda Aceh. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Dua siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Model Banda Aceh lolos seleksi administrasi Madrasah Robotik Competition (MRC) 2021 kategori mobile robot, yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, Iqbal, mengapresiasi dua siswi MTsN Model Banda Aceh, Aufa Amalia dan Siti Athaya Ifansyah yang telah lolos seleksi administrasi kompetensi robotik Kemenag RI. Kompetensi tersebut mengusung tema Robots for Global Pandemi.

"Ini awal yang baik, siswa kita berhasil lolos seleksi adm dalam perlombaan robotik, namun prestasi ini jangan membuat peserta cepat merasa puas karena kompetisi sebenarnya akan dihadapi pada pertengahan Oktober mendatang," kata Iqbal, Kamis 9 September 2021.

Teknologi robot, kata Iqbal, dapat membantu menyelesaikan isu-isu penting dunia, yakni pandemi Covid-19 yang sudah melanda sejak dua tahun terakhir. Teknologi robot untuk menjawab tantangan yang dimunculkan karena pandemi Covid-19, baik di bidang kesehatan, sosial, ekonomi dan ketahanan hidup.

"Tema ini diharapkan menginspirasi generasi penerus untuk sadar akan bahaya Covid-19 dan memecahkan masalah yang ditimbulkan dari pandemi ini," ujar Iqbal.

Ia menyampaikan kompetisi ini dipadukan dengan beragam kemampuan di bidang sains, teknologi, engineering, seni dan matematika. Kemampuan-kemampuan tersebut harus diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam memecahkan masalah manusia di muka bumi.

Kemudian, peserta yang lolos seleksi kategori mobil robot itu akan bertarung langsung pada 16-17 Oktober 2021 di Tangerang Selatan, Banten. Seluruh peserta yang lolos untuk kategori tersebut harus hadir di lokasi sesuai waktu yang telah ditentukan.

"Para peserta yang telah lolos seleksi administrasi ini juga diharapkan untuk mengirimkan surat konfirmasi kehadiran untuk mengikuti Kompetisi Robotik Madrasah 2021. Jika tidak, maka peserta yang lulus akan digantikan oleh peserta cadangan," tutur Iqbal.

Sebelumnya, para peserta perwakilan setiap provinsi telah mengikuti seleksi administrasi, makalah dan video pada 3-5 September 2021. Jumlah peserta yang mendaftar berjumlah 490 tim yang terdiri dari 69 tim Madrasah Ibtidaiyah (MI), 182 tim Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 239 tim Madrasah Aliyah (MA).

Berdasarkan hasil seleksi, peserta asal Aceh dinyatakan masuk 30 besar dalam perlombaan nasional tersebut.

Terdapat dua kategori yang diperlombakan dalam kompetisi robotik madrasah, yakni kategori rancang bangun inovasi. Dimana siswa diminta menciptakan sebuah rancangan model teknologi yang berguna untuk meringankan kehidupan manusia, sesuai dengan tema yang ditetapkan.

Kemudian, kategori mobile robot, yakni siswa diminta membuat program untuk mengendalikan robot mobil (mobile robot). Level pengendalian dan tantangan yang harus dilewati oleh peserta disesuaikan dengan jenjang pendidikannya.

Anara

Komentar

Loading...