Duta Wisata Aceh Bagi-bagi Beulukat

Oleh ,
Duta Wisata Aceh Bagi-bagi Beulukat
Duta wisata Aceh membagikan Beulukat di Simpang Lima Banda Aceh | KBA/Khalis

Aksi yang dilakukan para duta wisata itu merupakan ‘peusijuek’ menyambut perhelatan Aceh International Halal Food Festival yang akan berlangsung pada 18-20 Agustus mendatang di Taman Sari Banda Aceh.

KBA.ONE - Mengenakan selempang berwarna hitam yang bertuliskan duta wisata, sekelompok pemuda dan pemudi itu turun ke jalan, tepatnya di lampu merah bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Sabtu, 5 Agustus 2017. Dalam aksi itu, para duta wisata dari berberapa kabupaten/kota di Aceh itu membagi-bagikan beulukat kuning kepada pengguna jalan yang melewati simpang lima.

Beulukat atau pulut yang terbuat dari beras ketan itu merupakan makanan tradisional Aceh. Biasanya panganan itu tidak disajikan dalam prosesi pernikahan orang Aceh yaitu ‘peusijuek’. Aksi yang dilakukan para duta wisata itu merupakan ‘peusijuek’ dalam rangka menyambut perhelatan Aceh International Halal Food Festival yang akan berlangsung pada 18-20 Agustus mendatang di taman Bustanussalatin atau Taman Sari Banda Aceh.

‘’Karena Beulukat merupakan makanan khas Aceh. Yang mana Aceh dikenal memiliki jargon peumulia jamee adat geutanyoe. Jadi kita memuliakan tamu dengan memberi beulukat, juga adat Aceh pesijuek, ya sekaligus secara garis besar kita juga pesijuek untuk menyambut acara Aceh International Halal Food Festival,’’ kata Ketua Sarikat Agam Inong Aceh, Rayhan kepada wartawan.

Beulukat yang dibagikan duta wisata di Banda Aceh | KBA/Khalis

Inong Kota Banda Aceh 2017, Magfirah Muqammil mengatakan sebanyak 430 beulukat yang dibagikan pada saat itu, bertujuan untuk mempromosikan AIHFF. Saat membagikan beulukat, mereka mengajak masyarakat Banda Aceh untuk hadir dalam meramaikan acara itu. ‘’Kami harap masyarakat Banda Aceh dapat hadir pada festival ini, karena dalam acara ini juga ikut serta negara luar, seperti Thailand dan Malaysia,’’ ujar Maghfirah.

Dalam acara tersebut, Aceh akan memperkenal makanan tradisonalnya meliputi Beulukat, Leumang, sie reuboh atau daging direbus dan beberapa kuliner khas Aceh lainnya. ‘’Ya dalam acara ini kita memperkenalkan makanan khas Aceh.’’ 

Komentar

Loading...