Festival Toet Budee Trieng Hidupkan Tradisi Budaya Indatu

Festival Toet Budee Trieng Hidupkan Tradisi Budaya Indatu
Sejumlah peserta menampilkan kehebatannya dalam menghidupkan Bude Trieng pada festival yang berlangsung di Lapangan Paya Kareng, Kabupaten Bireuen, Kamis 11 November 2021. | Foto : KBA.ONE, Waknen Juli

KBA.ONE, Bireuen – Sebanyak 17 grup peserta dari kecamatan se Kabupaten Bireuen memperebutkan hadiah sebesar Rp10 juta dari PT Takabeya Perkasa Grup Bireuen, dalam Festival Toet Budee Trieng, pada Kamis 11 November 2021.

Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen, Mukhlis, kepada wartawan, mengatakan festival ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi budaya Indatu, sekaligus bertepatan dengan hari pahlawan.

"Kita menyadari selama dua tahun terakhir situasi pandemi membuat masyarakat haus akan hiburan. Melalui festival ini kita berharap kerinduan masyarakat dapat terobati yang berdampak pula pada meningkatnya daya tahan tubuh kita," jelas Mukhlis seraya menyebut pemilihan festival Toet Budee Trieng ini dirasa tepat menjadi hiburan bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menambahkan sebanyak 17 kecamatan mengirimkan peserta mengikuti Lomba Toet Budee Trieng, yang dinilai langsung oleh tim juri handal dari Kabupaten Pidie. Kriteria penilaian antara lain suara dihasilkan dari bambu, bentuk, jenis bambu yang digunakan, dan keunikan dari tampilan yang dibuat oleh para peserta.

Tak lupa, DKA juga mengadakan vaksin bagi masyarakat yang memperebutkan nomor undian dua tiket umroh dan satu unit sepeda motor dari PT Takabeya Perkasa Grup. "Kita berharap antusias masyarakat yang datang menonton dapat memanfaatkan gerai vaksin untuk berikhtiar melawan Covid-19," tambah Mukhlis yang juga Direktur Utama PT Takabeya.

Ia memastikan ke depannya DKA Bireuen bersama PT Takabeya akan mengadakan banyak kegiatan maupun lomba kebudayaan serta kesenian daerah yang dapat diikuti oleh masyarakat luas. | WAKNEN JULI, Kontributor Bireuen

Anara

Komentar

Loading...