Forum PRB Tuntaskan Penyaluran Bantuan PLN Aceh untuk Guru Ngaji dan Tenaga Kesehatan

Forum PRB Tuntaskan Penyaluran Bantuan PLN Aceh untuk Guru Ngaji dan Tenaga Kesehatan
Manager Komunikasi PT PLN Aceh, T Bahrul Halid didampingi Pengurus Forum PRB Aceh menyerahkan bantuan untuk guru ngaji yang bernaung di bawah lembaga BKPRMI/LPPTKA Kota Banda Aceh yang dipusatkan di Sekretariat BKPRMI Banda Aceh, kawasan Peuniti, Senin 27 Juli 2020. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh menyelesaikan penyaluran 605 paket bahan pangan dari PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh untuk guru ngaji, tenaga kesehatan bakti, dan kelompok masyarakat lainnya yang terimbas Covid-19.

Seperti diberitakan sebelumnya, bantuan dari PLN Aceh tersebut disebar untuk sejumlah titik di Kota Banda Aceh, Aceh Besar, dan Nagan Raya. Khusus untuk Nagan Raya, bantuan kali ini difokuskan untuk masyarakat Gampong Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir sebanyak 305 paket, termasuk untuk guru ngaji.

Gampong Suak Puntong juga ditetapkan sebagai lokasi launching bantuan PT PLN bekerja sama dengan Forum PRB Aceh yang dilaksanakan Sabtu 25 Juli 2020.

Acara di daerah itu dihadiri langsung oleh General Manager PLN Aceh, Jefri Rosiadi bersama pejabat jajarannya, Bupati Nagan Raya yang diwakili Asisten II Said Azman SH bersama unsur Forkopimda, dan sejumlah kepala dinas terkait.

Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin didampingi unsur pengurusnya ketika menyalurkan bantuan PT PLN Aceh untuk tenaga kesehatan bakti di Puskesmas Indrapuri, Aceh Besar, Selasa 28 Juli 2020. | Foto: Ist

Ketua Forum PRB Aceh, Nasir Nurdin menginformasikan, pascalaunching di Suak Puntong, pihaknya langsung melanjutkan penyaluran bantuan ke sejumlah titik lainnya di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Pada Senin 27 Juli 2020, tim Forum PRB Aceh menyalurkan bantuan untuk 103 guru ngaji yang bernaung di bawah lembaga BKPRMI/LPPTKA Kota Banda Aceh.
Penyaluran berlangsung di Sekretariat BKPRMI Banda Aceh, Jalan Sulaiman Daud, Gampong Peuniti yang ikut dihadiri Manajer Komunikasi PT PLN UIW Aceh, T Bahrul Halid.

Di hari yang sama juga disalurkan bantuan untuk sejumlah titik di Aceh Besar yaitu 12 guru ngaji perorangan di Kecamatan Lhoong dan Banda Aceh. Berikutnya, tenaga kesehatan bakti (cluster Lampisang) dari Puskesmas Leupung, Peukan Bada, Lhoknga dan Lampisang sebanyak 26 orang dan Kecamatan Lhoong 24 orang.

Kemudian, Selasa 28 Juli 2020, secara berturut-turut bantuan disalurkan bantuan untuk 51 tenaga kesehatan bakti yang dipusatkan di Puskesmas Ingin Jaya (Lamabro), 59 orang dipusatkan di Puskesmas Indrapuri, enam orang untuk Puskesmas Jantho, dan 19 orang di Puskesmas Lamteuba.

Merespon masih banyaknya tenaga kesehatan bakti maupun guru ngaji yang belum tercover bantuan kali ini, menurut Nasir pihaknya sudah berusaha mendata secara maksimal dan berharap masih terbuka peluang pada tahap-tahap berikutnya, baik bantuan yang bersumber dari PLN maupun pihak lainnya.

“Kami dari Forum PRB Aceh siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang terimbas Covid-19 maupun pemberdayaan ekonomi, seperti pedagang kecil yang sangat membutuhkan tambahan modal usaha,” kata Nasir.

Khusus kepada PT PLN UIW Aceh, Nasir juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Forum PRB Aceh dalam penyaluran bantuan untuk guru ngaji, tenaga kesehatan bakti, dan pekerja lepas yang tidak memiliki
penghasilan tetap.

“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan amanah itu, semoga bantuan yang kita salurkan bermanfaat untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” demikian Ketua Forum PRB Aceh.***

Komentar

Loading...