Frustasi Ditinggal Suami, Seorang Nenek Nekat Nyabu

Frustasi Ditinggal Suami, Seorang Nenek Nekat Nyabu
Ilustrasi |Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Utara – Frustasi karena ditinggal suami dan memiliki pekerjaan yang melelahkan, seorang IRT S, 50 tahun, nekat melampiaskan penatnya dengan menghisap narkotika jenis sabu sejak lima bulan terakhir.

Menurut data yang dihimpun KBA.ONE, lansia yang merupakan warga Gampong Cot Girek Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, tersebut diringkus oleh polisi pada 16 Mei 2020, saat sedang asyik menghisap kepulan asap dari sabu di warung kopi tempatnya ia bekerja yang berada di Gampong Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Kesehariannya, S yang merupakan ibu dari lima orang anak ini bekerja di sebuah warung kopi dari pukul 10.00 WIB hingga 03:00 WIB.

“Dia sempat menangis saat bercerita pada saya, terdakwa ditinggalkan oleh suaminya 10 tahun yang lalu,” kata Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, Yudi Permana, Selasa 15 September 2020.

Yudi juga menjelaskan, S membeli sabu dari C, 30 tahun, yang saat ini menjadi buron. Terdakwa selalu membeli sabu satu paket kecil, dengan nominal Rp100 ribu. Itu untuk digunakan beberapa kali, tergantung kondisi psikologisnya. Ketika ditangkap dari terdakwa ditemukan barang bukti sabu seberat 0, 48 gram dan alat hisap lengkap.

Terdakwa S. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

“Dari menjual kopi, dalam sehari dia biasanya mendapat Rp150 ribu. Itu dipergunakan untuk membeli sabu dan memenuhi kebutuhan anaknya. Sabu yang ditemukannya juga baru dia beli sejumlah Rp300 ribu, untuk persediaan satu bulan ke depan,” tuturnya.

Terdakwa S memiliki dua orang putra dan tiga orang putri, dua diantaranya sudah menikah dan memiliki anak. Sementara anak bungsunya, saat ini masih berada di bangku kelas enam Sekolah Dasar (SD). Namun bocah itu kini harus berpisah dengan ibunya dan tinggal bersama sang nenek, karena terdakwa telah mendekam di Lapas IIB Lhoksukon, Aceh Utara.

“Dia sudah memiliki cucu, hari ini anaknya lahiran cucu ke dua, dan bulan depan juga akan lahir cucu ketiganya,” cerita Yudi pada KBA.ONE.

Awal mulanya menurut pengakuan S pada JPU, terdakwa melihat temannya yang berasal dari Medan sedang menghisap sabu. Diapun penasaran dan tertarik untuk mencoba barang haram tersebut, setelah mendapatkan barang, terdakwa mencoba dan mendapatkan rasa tenang saat mengkonsumsinya.

“Dia mengkonsumsi itu saat sedang stres, dan katanya dia bisa enjoy ketika mengkonsumsi sabu,” ungkapnya.

Saat ini, pelaku telah berada di Lapas IIB Lhoksukon, dan akan dikenakan Pasal 127 ayat(1) Subs Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika. *** 

Komentar

Loading...