Gandeng PT. Organik Aceh, Startup Bepahkupi Berhasrat Perbaiki Pertanian Kopi di Aceh

Gandeng PT. Organik Aceh, Startup Bepahkupi Berhasrat Perbaiki Pertanian Kopi di Aceh
Startup Bepahkupi saat melakukan kunjungan ke Bener Meriah. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Startup Bepahkupi menggandeng perusahaan Pencipta pupuk Organik untuk tanaman dan perkebunan milik PT. Organik Aceh Indonesia untuk dapat memperbaiki pertanian kopi yang ada di daerah Gayo, Aceh, Jumat 25 September 2020.

Dalam kunjungan kerja Startup Bepahkupi ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Senin 21 September 2020, tim Bepahkupi mengunjungi perkebunan dan para petani yang bermitra bersama Bepahkupi.

Chief Executive Officer (CEO) Startup Bepahkupi, Maulana Wiga kepada KBA.ONE, mengatakan saat kunjungan itu pihaknya melihat pertanian kopi yang sebagian tumbuh subur. Namun, sebagiannya lagi belum tumbuh maksimal dan memiliki permasalahan di karenakan beberapa faktor penting.

Oleh karena itu, kata Wiga, Bepahkupi memiliki Misi untuk mengembangkan pertanian kopi organik agar hasil pertanian kopi di Aceh bisa dipasarkan ke internasional.

"Khusunya pasar Eropa yang membutuhkan produk-produk dari tanaman organik dan misi ini bersinergi dengan Perusahaan pupuk asal Aceh tersebut," kata Wiga, mahasiswa asal Aceh yang sukses mendirikan Startup Bepahkupi.

Wiga menyampaikan, Bepahkupi saat ini terus membina petani kopi yang bermitra bersama Bepahkupi. Hal itu untuk merawat kopi secara organik agar dapat menciptakan hasil kopi yang lebih berkualitas dan dapat bersaing secara Internasional.

Dengan bersinergi bersama PT. Organik Aceh Indonesia ini, CEO Muda itu sangat yakin kualitas kopi gayo akan lebih bernilai tinggi jika dirawat secara organik mulai dari penanaman hingga perawatan.

"Startup Bepahkupi saat ini sudah melakukan pemasaran lintas benua di pasar Internasional meyakinkan petani agar terus memperbaiki pertanian kopi, agar kopi Gayo bisa terus bersaing di pasar global," ujar Wiga yang juga Alumni SMA Negeri 1 Bireuen.

Keyakinan itu, lanjutnya, berdasarkan hasil riset kopi Gayo sangat diminati oleh para pencinta kopi di Benua Amerika dan Eropa. Sehingga, sudah semestinya Bepahkupi terus meningkatkan kualitas dari perawatan perkebunannya dari hulu hingga ke hilir.

Sementara itu, Direktur Utama PT organik Aceh Indonesia, Zulkifli Ali mengatakan, bahwasanya pertanian di Aceh sudah seharusnya diperbaiki dan menuju ke era pertanian organik.

"Terkhususnya juga kopi Aceh yang terkenal di mancanegara, sehingga dalam hal ini kami memiliki visi dan misi yang sama dengan Bepahkupi," tutut Zulkifli.

Kata Zulkifli, kopi dengan perawatan secara organik memiliki cita rasa yang lebih nikmat dan aroma yang lebih kuat dibandingkan tumbuhan kopi yang di proses secara non-organik. "Oleh karena itu, sudah seharusnya kita harus meningkatkan perawatan kopi petani secara organik," tutup Zulkifli.

Untuk diketahui, Bepahkupi adalah perusahaan yang berbasis teknologi, fokus pada kopi Gayo dan kesehjateraan petani kopi untuk bisa memotong distribution chain, menjadikan petani sebagai mitra dalam rangka mengedukasi dan meningkatakan ekonomi petani di era digital ini.

Starup Bepahkupi itu sendiri dibangun oleh Maulana Wiga, yaitu mahasiswa Aceh yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan di salah satu universitas di Jakarta.***

Komentar

Loading...