Gempa 6,4 Skala Richter Guncang Bengkulu

Gempa 6,4 Skala Richter Guncang Bengkulu
Iustrasi lokasi gempa | BMKG

Mulanya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika merilis data gempa berkekuatan 6,6 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer.

KBA.ONE - Gempa mengguncang Kota Bengkulu dan sekitarnya pada Minggu pagi, 13 Agustus 2017. Gempa yang menghentak sekitar pukul 10.08 WIB itu membuat warga berhamburan keluar rumah.

Mulanya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika merilis data gempa berkekuatan 6,6 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer. Sesaat kemudian, BMKG memperbarui paramater tersebut dengan menyatakan kekuatan gempa 6,4 Skala Richter dan terjadi di kedalaman 58 kilometer.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi mengatakan gempa bumi berpusat di laut sekitar 71 kilometer barat daya Bengkulu Utara. Gempa ini tak berpotensi menimbulkan tsunami. "Karena gempa bumi relatif kecil sehingga tidak cukup kuat untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami," ujar Riyadi, Minggu.

Hasil monitoring BMKG selama satu jam tiga puluh menit, kata dia, tercatat dua gempa susulan. Berdasarkan analisis tingkat guncangan (shakemap) dan informasi masyarakat, intensitas gempa bumi di Bengkulu, Bengkulu Utara, Kepahiang adalah II SIG BMKG (V MMI). "Sedangkan di wilayah Lubuk linggau, Kerinci, Bengkulu Selatan, seperti daerah Liwa dan sekitarnya dirasakan dengan intensitas yang lebih kecil yaitu II SIG BMKG (IV MMI)," ujar Riyadi.

Sementara untuk wilayah Padang, Pariaman, hingga Tua Pejat, kata dia, gempa dirasakan II SIG BMKG (III MMI). Sedangkan di wilayah Padang Panjang hingga Bukittinggi I SIG BMKG (II MMI). "Hal ini sesuai dengan laporan masyarakat yang diterima BMKG bahwa gempa bumi dirasakan cukup keras di daerah sekitar Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara dan Kepahiang," ujarnya.

Adapun Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis menjelaskan di Bengkulu Utara, gempa dirasakan cukup kuat selama 10 detik. Warga setempat panik dan berhamburan keluar rumah. "Bangunan rumah dirasakan bergetar dan perabotan rumah berjatuhan," ujarnya.

Di Mukomuko, Bengkulu, kata Sutopo, gempa dirasakan kuat selama lima hingga 10 detik. "Masyarakat berhamburan keluar rumah. Listrik padam saat gempa," ujarnya.

Adapun di Kepahiang, Bengkulu, gempa juga dirasakan kuat selama 10 detik. "Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Kursi, meja, lemari dan perabotan rumah bergetar. Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Di Lubuk Linggau, Kerinci, dan Bengkulu Selatan gempa dirasakan cukup kuat hingga kuat selama lima hingga 10 detik."

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat tiga rumah warga rusak akibat gempa. Ketiga rumah tersebut berlokasi di Kecamatan Malin Deman, Ipuh dan Sungai Rumbai. "Konstruksi bangunan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi sedikit lapuk sehingga bangunan rumah itu mudah rusak saat diguncang gempa bumi," ujar Kepala BPBD Mukomuko, Ramdani, Minggu, seperti dilansir Detik.

Ketiga rumah tersebut rubuh karena lokasinya yang berada tidak jauh dari pusat gempa bumi. Getaran gempa yang dirasakan warga di wilayah tersebut juga lebih kencang dibandingkan kecamatan lain. Ramdani mengatakan jumlah rumah rusak akibat gempa ini sangat mungkin bertambah karena belum semua informasi diterima BNPB. Namun sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa.

Komentar

Loading...