Gempa Geumpang Akibat Aktivitas Sesar Sumatera

Gempa Geumpang Akibat Aktivitas Sesar Sumatera
Sebaran gempa Geumpang. Foto: istimewa.

Wilayah Tangse, Manee, Geumpang sampai Beutong adalah daerah yang paling aktif menghasilkan gempa di sepanjang Sesar Sumatera. 

KBA.ONE, Banda Aceh - Gempa bumi Kamis sore tadi terjadi tercatat sebagai gempa darat yang terjadi di wilayah Geumpang, Pidie, berkekuatan 5,1 skala richter dengan kedalaman 10 kilometer.

Epicenter gempa bumi terletak tepat di sepanjang Sesar Sumatera. Mekanisme gempa bumi menunjukkan sesar geser menganan murni (right lateral strike slip) bersesuaian dengan karakteristik Sesar Sumatera.

"Dapat disimpulkan bahwa gempa tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Sumatera di daerah Geumpang," kata Muksin Umar, Koordinator Geohazard Research Group, Tsunami and Disaster Mitigation Research Centre, Universitas Syiah Kuala, dalam rilis yang diterima KBA, Kamis, 8 Februari 2018. 

Wilayah Tangse, Manee, Geumpang sampai Beutong adalah daerah yang paling aktif menghasilkan gempa di sepanjang Sesar Sumatera. 

Gempa Geumpang tersebut dirasakan oleh masyarakat hingga radius lebih dari 100 kilometer dari Geumpang. Gempa dirasakan Banda Aceh dan dirasakan lebih kuat oleh masyarakat di Sigli, Pidie. Gempa bumi tersebut dilaporkan telah mengakibatkan kerusakan beberapa bangunan di Geumpang.

Menurut Muksin, Aceh merupakan salah satu daerah yang sangat aktif dari aktivitas gempa bumi di dunia. Selain gempa di dasar laut dan gempa darat di sepanjang Sesar Sumatera, ada beberapa sesar aktif di Aceh yang tergolong sesar sekunder tetapi dapat menghasilkan gempa merusak dengan skala M 6.0.

Sesar aktif di luar Sesar Sumatera di Aceh yang belum menghasilkan gempa merusak antara lain Sesar Seulimeum, Batee, Samalanga, Nisam Aceh Utara, dan Sesar di Wilayah Tenggara Aceh.

Rilis

Komentar

Loading...