Geraham Apresiasi Kejati Sumut dalam Penanganan Korupsi PT PSU Rp109 MiliarĀ 

Geraham Apresiasi Kejati Sumut dalam Penanganan Korupsi PT PSU Rp109 Miliar 
Bambang Antariksa, Ketua Geraham. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Perkumpulan Gerakan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Geraham) apresiasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU) sebesar Rp109 miliar.

Ketua Badan Pengurus Geraham, Bambang Antariksa, Kamis 11 November 2021, mengatakan para tersangka memang semestinya ditahan untuk mencegah melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mengulangi kejahatannya.

"Penahanan ini menunjukan bahwa Kejati Sumut tegas dan adil dalam melaksanakan upaya penegakan hukum. Ini merupakan preseden yang baik bagi penegakan hukum, khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Bambang Antariksa yang juga kandidat doktor ilmu hukum pada Fakultas Hukum USU ini.

Ia berharap Kejati Sumut dapat segera melimpahkan kasus ini kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan. Sehingga dapat membuat kasus ini menjadi lebih terang dan jelas, serta diperolehnya keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum.

"Kami akan terus mengawal proses penegakan hukum kasus ini, sebagai bentuk pengawasan oleh masyarakat. Kejati Sumut sudah seharusnya didukung oleh semua pemangku kepentingan, sehingga kasus ini dapat segera dituntaskan," tegas Bambang.

Sebelumnya, Kejati Sumut telah menahan tiga tersangka kasus korupsi PT PSU Rp109 miliar. Para tersangka yakni inisial HC, telah ditahan, Selasa, 9 November 2021. Sedangkan DS dan MS telah ditahan, Kamis, 4 November 2021. 

Semuanya ditahan di Rutan Tanjung Gusta, Medan. Mereka ini ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi sebesar Rp109 miliar di PT PSU oleh pihak Kejati Sumut. ***

Anara

Komentar

Loading...