Kuliner Ramadan

Gotong Royong Memasak Kanji Rumbi Khas Pidie

Oleh ,
Gotong Royong Memasak Kanji Rumbi Khas Pidie
Pembuatan kanji rumbi di Masjid Babul Taqwa Gampong Batoh, Banda Aceh | Ghandy

Kanji rumbi salah satu masakan khas Aceh untuk menu berbuka puasa. Cara pembuatannya berbeda dengan ie bu peudah.

KBA.ONE - Beberapa masjid dan meunasah di Banda Aceh menyediakan kanji rumbi untuk menu berbuka puasa. Penganan ini dibuat oleh pengurus masjid atau jamaah secara gotong royong lalu dibagikan gratis kepada masyarakat.

Salah satunya seperti terlihat di Masjid Babul Taqwa, Gampong Batoh, Banda Aceh, Jumat, 9 Juni 2017. Di masjid ini, kegiatan memasak kanji rumbi baru dilakukan Ramadan tahun ini.

“Setahu saya baru ada dua masjid yang rutin memasak kanji rumbi setiap puasa, Masjid Beurawe dan Masjid Gampong Laksana,” ujar Sanusi, seorang pembuat kanji rumbi.

Saat ditemui, Sanusi bersama beberapa jamaah lain sedang menyiapkan bahan membuat penganan yang mirip ie bu peudah tersebut. Ia membantah ada kesamaan antara ie bu peudah dan kanji rumbi. “Ie bu peudah makanan khas orang Aceh Besar sedangkan kanji rumbi khas Pidie,” ujarnya.

Ditambah lagi, kata Sanusi, bumbu dan cara memasak kedua masakan ini juga berbeda. “Bumbunya kami kami pesan khusus dari Sigli.”

Adapun bahan memasak kanji rumbi seperti beras, bawang putih, bawah merah, kentang dan udang, lengkuas, bawang pre, dan daun pandan.

Saban hari selama Ramadan, jamaah Masjid Babul Taqwa memasak 150 porsi kanji rumbi. Untuk mendapatkan 150 porsi tersebut dibutuhkan empat bambu beras, satu kilogram bawang merah, satu seperempat bawang putih, lima kilogram dan dua kilogram udang. Dana untuk membeli bahan-bahan tersebut, kata Sanusi, diperoleh dari sumbangan jamaah.

Cara membuat kanji rumbi dituturkan Abu Ismail. Abu salah satu “koki” kanji rumbi di masjid tersebut. “Awalnya siapkan air, beras, dan berbagai macam bumbu yang sudah dipersiapkan tadi. Tunggu hingga nasinya mengembang baru kita tambahkan santan, biar lebih lemak dan enak,” ujar Abu.

Karena porsinya banyak, kanji rumbi dimasak ke dalam kuali besar. Namun, kata Abu, perlu juga disiapkan belanga lain untuk memasak bumbu tambahannya. “Siapkan mentega, lalu tambahkan bahan dasarnya, dicampur juga dengan bawang dan daun pandan.”

Untuk mendapatkan rasa yang pas, kata Abu, perlu waktu selama tiga atau empat jam untuk memproses masakan kanji rumbi. “Nanti bakda asar baru ada yang datang untuk ambil kanji rumbi, penuh ngantri nanti,” ujar Abu. Kegiatan memasak kanji rumbi, kata dia, baru berakhir 27 Ramadan.

Komentar

Loading...