Gubernur Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Lhoong

Gubernur Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Lhoong
Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal menyerahkan bantuan masa panik untuk korban banjir Lhoong, yang diterima langsung oleh Sekcam Lhoong, Sakdan di Posko Pengungsian Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Senin 29 Maret 2021. | Foto: Ist

KBA.ONE, Aceh Besar – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, melalui Dinas Sosial Aceh, menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Gampong Pudeng dan Gampong Pasie, Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Senin 29 Maret 2021.

Bantuan tersebut diantar oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sya’baniar.

Informasi yang dihimpun di lokasi bencana, jumlah total kepala keluarga (KK) di gampong tersebut sebanyak 118 KK. Sementara yang mengungsi akibat dampak banjir, berjumlah 88 KK atau 300 jiwa.

Sementara itu, satu orang atas nama Nurma, 65 tahun, warga Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh yang menetap di gampong tersebut dilaporkan hilang terseret banjir dan belum ditemukan.

Bantuan masa panik yang bersumber dari APBA tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Lhoong, Sakdan, disaksikan juga oleh Kapolsek Lhoong serta para tokoh masyarakat setempat.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal, menyampaikan bahwa bantuan masa panik yang tiba di lokasi pengungsian itu merupakan bentuk dari kepedulian Pemerintah Aceh terhadap masyarakat Lhoong yang tertimpa musibah dan disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh.

“Pemerintah Insya Allah akan selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih penanganan korban bencana seperti hari ini, tentu pemerintah tidak diam,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Yusrizal juga turut menyemangati para pengungsi, agar tidak larut dalam kesedihan, harus mengingat bahwa apapun bisa saja terjadi atas izin Allah.

“Kepada saudara saya yang mengungsi hari ini, mohon memperbanyak kesabaran, karena kunci dari semua cobaan yang Allah berikan kepada hambanya adalah kesabaran,” tutur Yusrizal.

Di samping itu, doktor lulusan Malaysia ini juga mengimbau kepada keluarga korban terseret arus yang hingga kini belum ditemukan, agar tetap tabah dan terus berdoa agar secepatnya bisa ditemukan.

“Sama sama kita doakan agar tim yang bekerja secepatnya bisa menemukan korban yang terseret, terima kasih juga kepada seluruh petugas yang sudah bekerja sejak banjir terjadi hingga hari ini dan sampai tuntas,” tutup Yusrizal.*

Komentar

Loading...