Guru MAN 4 Aceh Besar Dapat Penghargaan dari Kanwil Kemenag Aceh

Guru MAN 4 Aceh Besar Dapat Penghargaan dari Kanwil Kemenag Aceh
Kakanwil Kemenag Aceh menyerahkan penghargaan untuk guru MAN 4 Aceh Besar. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Besar sebagai Pembimbing Duta Moderasi Beragama Nasiona, menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh.

Penyerahan perhargaan langsung diberikan Kakanwil Kemenag Aceh, Iqbal, di aula PLHUT Aceh Besar, Selasa 8 September 2021, didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Abrar Zym.

Pemberian penghargaan ini diberikan karena telah sukses mengantarkan siswa perwakilan Aceh, sebagai inisiator muda Duta Moderasi Beragama Nasional Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2021.

Guru Pembimbing Duta Moderasi Beragama MAN 4 Aceh Besar, Ismail, mengatakan ini adalah apresiasi yang luar biasa, sangat bangga dan berterimakasih kepada Kakanwil Kemenag Aceh.

"Semoga menjadi inspirasi bagi guru lain, kami juga berharap siswa kami, Rifka Khairuna, bisa menjadi terbaik di nasional serta menjadi model siswa berkarakter moderat," kata Ismail, Rabu 9 September 2021.

Kakankemenag Aceh Besar, Abrar Zym, penghargaan ini sebuah kebanggaan buat guru di Aceh Besar, semoga madrasah lain dapat menirunya.

Siswa Penerima penghargaan Duta Moderasi Beragama Nasional dari MAN 4 Aceh Besar, Rifka Khairuna, mengatakan moderasi beragama yaitu sikap, tata cara pandang, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil dan berimbang, serta menaati konstitusi sebagaimana kesepakatan berbangsa dan bernegara.

"Menjadi moderat bukan berarti mengarah kepada kebebasan. Keliru jika beranggapan seseorang yang bersikap moderat dalam beragama berarti tidak memiliki militansi, tidak serius, atau tidak sungguh-sungguh, dalam mengamalkan ajaran agamanya," ucap Rifka.

Oleh karena itu, kata Rifka, pentingnya keberagamaan yang moderat bagi kita umat beragama dan menyebarluaskan gerakan ini. Jangan biarkan Indonesia menjadi bumi yang penuh dengan permusuhan, kebencian, dan pertikaian.

"Kerukunan baik dalam umat beragama maupun antarumat beragama adalah modal dasar bangsa ini menjadi kondusif dan maju," kata Rifka yang juga aktif sebagai pengurus OSIM.

Lanjutnya, sebagai siswa madrasah ia sangat senang dapat mengikuti kegiatan Duta Moderasi Beragama Nasional yang di gagas Derektorat KSKK Madrasah Kemenag RI.

Acara penyerahan disaksikan juga Kabid Urais, Marzuki, Kasubbag TU H Khalid Wardana, para Kasi, PW dan PC APRI, serta undangan acara pengukuhan APRI Aceh Besar.

Anara

Komentar

Loading...