HAkA: Perempuan Sangat Merasakan Dampak dari Lingkungan

HAkA: Perempuan Sangat Merasakan Dampak dari Lingkungan
HAkA melaksanakan pelatihan paralegal lingkungan hidup di Gampong Nusa, Lhoknga, Aceh Besar, Selasa 30 Maret 2021. | Foto: KBA.ONE, Ayu

KBA.ONE, Banda Aceh - Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat tingkat tapak terkait mekanisme hukum, Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) menggelar kegiatan pelatihan paralegal lingkungan hidup di Gampong Nusa, Lhoknga, Aceh Besar, Selasa 30 Maret 2021.

Staf Legal HAkA, Fahmi mengatakan kegiatan paralegal ini merupakan salah satu upaya HAkA, untuk meningkatkan kemampuan atau pengetahuan masyarakat didaerah terkait hukum.

“Yayasan HAkA mengingkatkan kapasistas masyarakat untuk memahami hukum, dan konteks hukum yang diberikan adalah konteks lingkungan," kata Fahmi.

Menurut Fahmi, kegiatan pelatihan paralegal lingkungan hidup yang fokus pada perempuan ini, karena perempuan sangat berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Perempuan sangat merasakan dampak dari lingkungan, contoh seperti bermasalah pada air maka yang merasakannya adalah perempuan, ketika menyuci baju, mereka butuh untuk masa katau hal lian, karena perempuan sangat dekat dengan alam,”ujar Fahmi.

Sebelumnya, kata Fahmi, pelatihan paralegal juga telah dilakukan pada 29 Maret 2021, di Hotel Ayani, melibatkan 40 peserta perwakilan 178 peserta perempuan dari 13 kabupaten.

Selain itu, kegiatan pelatihan paralegal diikuti oleh orang desa, yang berbatasan langsung dengan kawasan ekosistem Leuser dan yang masuk dalam kawasan Leuser.

“Peserta yang ikut dalam pelatihan ini adalah yang berpotensi terdampak, contohnya rawan konflik dengan satwa atau daerah dekat dengan satwa dan mereka itu merasakan sendiri," ungkap Fahmi.

Melalui kegiatan ini, Fahmi berharap masyarakat tingkat tapak dapat memperoleh hak dasarnya untuk lingkungan hidup yang baik.*** | AYU, Kontributor Banda Aceh

.

Komentar

Loading...