Hamil 7 Bulan, IRT Aceh Utara Diringkus Polisi

Hamil 7 Bulan, IRT Aceh Utara Diringkus Polisi
Tersangka ER saat konfrensi pers di Polres Lhokseumawe. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe - Berniat untuk menambah pendapatan sehari-hari setelah ditinggal oleh suami, ER, 40 tahun, wanita yang sedang hamil tua itu diamankan Satres Narkoba Polres Lhokseumawe karena mengedarkan sabu selama dua bulan terakhir.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, menyampaikan ER diringkus pada 15 Januari 2021 bersama barang bukti satu paket besar sabu, dan 21 paket kecil yang keseluruhan memiliki berat 99,00 gram, serta uang tunai Rp500 ribu yang seluruhnya tersimpan di dalam dompet berwarna biru.

"Pelaku diamankan di kedai yang juga tempat tinggalnya. Kita memperoleh laporan dari warga yang menyampaikan di sana kerap terjadi transaksi sabu," ungkap Eko, Senin 25 Januari 2021.

Eko juga menjelaskan pelaku mengaku memperoleh barang tersebut dari temannya, AD yang saat ini sudah menjadi buron. ER diminta untuk menjual sabu, yang dititipkan oleh AD dalam beberapa paket.

"Dari hasil kesepakatan tersangka AD dan ER, dimana setiap dua atau tiga hari AD akan datang untuk menagih hasil penjualan sabu tersebut," jelasnya.

Saat ditanyakan, ER mengaku nekat menjual sabu karena membutuhkan uang lebih untuk memenuhi kebutuhan ketiga orang anaknya. Terlebih saat ini dia sedang mengandung tujuh bulan, dan ditinggalkan oleh suami yang hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.

"Saya minta maaf, saya menyesal. Ini untuk biaya hidup, saya uda hamil besar," ucapnya sambil menangis saat Konfrensi Pers di Mapolres Lhokseumawe.

Atas perbuatannya, ER terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup atau paling singkat lima tahun karena dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. *** 

Komentar

Loading...