Hardikda Sebagai Momen Evaluasi Capaian Pendidikan di Aceh

Hardikda Sebagai Momen Evaluasi Capaian Pendidikan di Aceh
Kepala Sekolah SMKN 1 Banda Aceh, Nurleila.| Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh – Hari Pendidikan Derah (Hardikda) yang diperingati setiap tahun tentunya bukan sekadar seremonial saja, tetapi hari pendidikan itu menjadi momentum untuk mengevaluasi diri sejauh mana pencapaian pendidikan yang kita raih selama ini. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMKN 1 Banda Aceh, Nurleila, kepada KBA.ONE, Jumat 10 September 2021.

Nurleila menyampaikan pihaknya bertekad untuk melahirkan generasi muda yang religius, kreatif, inovatif, bekerja keras, dan berdaya saing tinggi. “Saya yakin, kita dapat mewujudkan pendidikan yang lebih baik bila generasi muda memiliki kualitas yang baik,” kata Nurleila.

Menurutnya, perkembangan pendidikan di Aceh saat ini sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Persiapan-persiapantelah dilakukan baik dari Dinas Pendidikan Aceh, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh, dan Kabupaten Aceh Besar, maupun sekolah-sekolah sudah berupaya semaksimal mungkin untuk meraih harapan-harapan yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Hal ini bisa ditunjukkan oleh hasil-hasil yang telah diperoleh siswa dari tahun-tahun sebelumnya, dan sudah mendapatkan juara dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional. Adapun, saat ini SMKN 1 Banda Aceh sedang mengikuti berbagai lomba yang sudah dilakukan baik di tingkat Kota Banda Aceh maupun tingkat provinsi, dan saat ini sedang dipersiapkan untuk lanjut ke tingkat nasional.

“Yang baru saja kita meraih juara I untuk tingkat LKS ada empat bidang yaitu Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Web Desain, Bisnis Daring dan Pemasaran, Usaha Perjalanan Wisata (UPW). Ini sedang kita siapkan untuk mengikuti tingkat nasional,” sebut Nurleila.

Selain itu, saat ini sedang dilakukan juga persiapan untuk mengikuti perlombaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) lomba menyanyi solo di tingkat nasional.

Di sisi lain, selama pandemi Covid-19, Proses Belajar Mengajar (PBM) di SMKN 1 Banda Aceh dilaksanakan secara dalam jaringan (daring). Siswa belajar dari rumah, sedangkan para guru mengajar di sekolah. Adapun, guru ditempatkan pada satu ruang meeting dengan letak berdasarkan nama kelas masing-masing dimana guru tersebut mengajar. Dalam hal ini, di kontrol oleh guru piket dan absensi selalu berjalan dengan lancar.

“Di pagi hari kita setelah PBM masuk, ada kegiatan zikir dan doa bersama yang langsung dipandu oleh Sekretaris Daerah Aceh, dr Taqwallah. Ini yang kita lakukan setiap paginya,” sambungnya.

Apabila, selama PBM daring itu berlangsung terdapat siswa yang tidak hadir, maka akan segera ditindak lanjuti dengan dilakukan pemanggilan oleh guru bidang studi, wali kelas, dan ditangani langsung oleh Bimbingan Penyuluhan (BP).

“Alhamdulillah, selama pandemi ini PBM berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apapun baik di pihak guru maupun para siswa,” terangnya.

Bagi para guru, pihak sekolah telah menyediakan kuota internet berupa Wi-Fi, dan untuk siswa kurang mampu yang tidak memiliki akses internet juga disiapkan ruangan agar bisa mengikuti PBM secara daring.

Untuk diketahui, SMKN 1 Banda Aceh telah menoreh prestasi di berbagai ajang perlombaan antara lain sebagai berikut:

1.    Piagam penghargaan diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, kepada Teuku Agusdian Azimi sebagai juara III, di bidang lomba Teknologi Desain Grafis (Graphic Design Technology), pada Lomba Kompetisi Siswa (LKS) jenjang SMK tingkat nasional XXVIII yang dilaksanakan secara daring pada 18-23 Oktober 2020.

2.    Piagam penghargaan diberikan kepada Ahmad Haqqani, Salman Alfarisi, Andi Nur Fadhillah, Fikri Alkisra dan Alief Firmansyah sebagai juara II, pada mata lomba Musik Tradisi Daerah, di Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMK tingkat Provinsi Aceh tahun 2021.

3.    Piagam penghargaan diberikan kepada Salman Alfarisi dan Fikri Alkisra sebagai juara I, pada mata lomba Musik Tradisi Daerah, di Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMK tingkat Kota Banda Aceh yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar pada 5-6 Juli 2021.

4.    Piagam penghargaan diberikan kepada Nasywa Ayudhia sebagai juara I, pada mata lomba menyanyi solo, di Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMK tingkat Provinsi Aceh tahun 2021.

5.    Piagam penghargaan diberikan kepada Nabila Suci Ramadhani sebagai juara I, pada Cabang Olahraga Karate Putri, di Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) jenjang SMK tingkat Provinsi Aceh tahun 2021.  

Di samping itu, untuk tahun ini tenaga pendidik di SMKN 1 Banda Aceh belum masuk ke dalam kategori berprestasi. Kata Nurleila, hal ini karena pihak Dinas Pendidikan Aceh belum melayangkan surat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Apakah di dinas ada anggaran yang diplotkan untuk kegiatan prestasi atau belum, sampai sekarang kami belum menerima panggilan untuk kegiatan lomba guru berprestasi,” tutupnya. | TASYA, Kontributor Banda Aceh

Anara

Komentar

Loading...