Harga Cabai Bertahan Rp50 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Bertahan Rp50 Ribu per Kilogram
Salah seorang pedagang sayuran Marzuki. | Foto: KBA.ONE, Try Vanny

KBA.ONE, Lhokseumawe – Sejak perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw pada 20 Oktober, harga cabai merah hingga saat ini masih bertahan Rp50 ribu per kilogramnya. Hal ini membuat masyarakat mengeluh, walau peringatan maulid telah dua pekan berlalu, Jumat 5 November 2021.

Salah seorang pedagang sayur di pasar tradisional Kota Lhokseumawe, Marzuki, 21 tahun, menyampaikan kenaikan harga tersebut terjadi dari petani cabai lokal sejak beberapa hari sebelum perayaan maulid. Awalnya harga cabai Rp35 ribu per kilogram (kg), namun melonjak mencapai Rp50 ribu per kg.

“Ini cabai dari Aceh Utara, mereka naikkan harganya kami juga terpaksa naikkan walaupun banyak pembeli yang ngeluh,” ucap pria yang akrab disapa Juki itu.

Juki menambahkan diperkirakan harga cabai akan terus merangkak naik selama dua bulan ke depan. Hal tersebut karena belum berakhirnya bulan maulid yang dominan diwarnai dengan tradisi makan bersama dengan berbagai macam menu khas Aceh.

“Stabilnya paling nanti saat perayaan maulid habis, kalau masih maulid semuanya mahal, tidak cuma cabai, ikan bandeng dan ayam juga pasti ikut naik harganya,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli Zahara, 20 tahun, menyampaikan naiknya harga tersebut memang telah biasa terjadi. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh masyarakat, selain tetap membeli karena kebutuhan. “Walaupun naik tetap harus beli, ya mau bagaimana lagi,” ucapnya pasrah.

Anara

Komentar

Loading...