Jelang Idul Adha 1441H

Harga Emas Naik, Masyarakat Ramai Jual Perhiasan

Harga Emas Naik, Masyarakat Ramai Jual Perhiasan
Pedagang emas sedang melayani penjual emas di Lhokseumawe. | Foto: KBA.ONE, Fazil

KBA.ONE, Lhokseumawe - Dua hari terakhir menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, masyarakat masih mendatangi toko emas untuk menjual perhiasannya. Perhiasan emas yang dijual masyarakat pun beraneka ragam mulai dari cincin, gelang, 

hingga kalung. Tren itu terjadi di pusat pertokoan emas di Jalan Perdagangan, Kota Lhokseumawe.

Untuk harga emas murni, saat ini naik menjadi Rp2.750.000 per mayam dari sebelumnya Rp2.400.000 per mayam, sedangkan emas london dari harga sebelumnya Rp2.200.000 per mayam kini menjadi Rp2.600.000 per mayam.

Mori, seorang pedagang emas di Lhokseumawe, kepada KBA.ONE, mengatakan banyaknya penjualan emas disinyalir karena kebutuhan menjelang lebaran yang dijual beragam perhiasan. Apalagi harga yang sedang tinggi dibandingkan bulan lalu membuat masyarakat ramai-ramai menjual perhiasan emasnya.

"Akan tetapi kenaikan harga emas itu terjadi dalam tiga hari terakhir ini. Untuk sekarang banyak masyarakat yang menjual emas dan minat pembelinya tampak berkurang karena harga emas sedang tidak stabil. Terlebih menjelang lebaran seperti ini, jadi kebanyakan membutuhkan uang untuk keperluan lainnya," kata Mori.

Namun, sebut Mori, jika dibandingkan harga emas sebelum pandemi covid-19, kisaran harga emas london sekitar Rp1.950.000 per mayam, dan emas murni Rp2.50.000 per mayam.

Kata dia, faktor kenaikan harga jual emas tersebut salah satunya adalah pengaruh dollar dan mungkin ekonomi dunia lagi tidak stabil. ** | Fazil, Kontributor Lhokseumawe

Komentar

Loading...