Heboh Pesta Ultah Keluarga di Tengah Covid-19, Ini Penjelasan Wali Kota Lhokseumawe

Heboh Pesta Ultah Keluarga di Tengah Covid-19, Ini Penjelasan Wali Kota Lhokseumawe
Wali Kota Suadi Yahya (tengah) saat memberikan keterangan pers. | Foto: Ist

Dalam video itu tampak juga aksi putra Suaidi Yahya pamer hadiah uang yang sangat fantastis.

 KBA.ONE, Lhokseumawe – Anda masih ingat Suadi Yahya? Wali Kota Lhkseumawe yang pernah bikin larangan perempuan dilarang duduk ngangkang saat dibonceng naik sepeda motor? Kali ini dia bikin heboh lagi!

Di tengah pandemi Covid-19, beredar video Suadi Yahya dan keluarga bereuforia merayakan pesta ulang tahun di salah satu kafe mentereng di kota petro dolar itu.

Padahal, sebelumnya, wali kota kontroversial ini paling gencar menyerukan agar warganya selalu menggunakan masker dan menjaga jarak untuk menangkal Covid-19.

Bahkan, Suadi Yahya sempat membekukan izin sejumlah kafe yang membandel tetap buka saat lockdown diberlakukan beberapa waktu lalu.

Dalam video yang beredar luas dan viral di jejaring media sosial itu,  Suadi Yahya dan keluarga tampak tidak memakai masker dan tidak ada menjaga jarak.

Kemudian, di versi full video itu juga kelihatan aksi putra Suadi Yahya pamer hadiah uang yang sangat fantastis.

"Uang kertas Rp100 ribu dan Rp50 ribu disambung berbentuk seperti tali dan ditarik dalam bentuk gulungan bundar," cerita Muhammad Fadli, Ketua BEM Fisip Unimal Lhokseumawe, seperti dilansir laman www.waspada.id.

Pesta wali kota dan keluarganya, menurut Fadli, terasa menyakiti hati masyarakat yang sedang terjepit ekonomi karena imbas Covid-19.

“Wali kota tampak menunjukkan moralitasnya sebagai pemimpin kian hari semakin terdegradasi. Sungguh kebobrokan moralitas ketika Wali Kota Lhokseumawe yang melanggar Hukum dan melanggar imbauan dan instruksi nya sendiri dalam pencegahan Covid-19 di kota Lhokseumawe,” katanya.

M Fadli mengaku sudah melihat video itu secara penuh bersama sejumlah mahasiswa Unimal.

Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat 5 Juni 2020, membenarkan acara ultah keluarga itu. Kata Suadi, acara tersebut hal yang biasa dan tetap menganut protokol kesehatan yang berlaku.

Bahkan, tegas Suaidi, sebelum memasuki ruangan, seluruh anggota keluarga sudah terlebih dulu melakukan pengecekan suhu tubuh.

“Saya ada di situ, yang hadir hanya beberapa orang. Kita tamu yang di luar tidak boleh. Cuma saya, adik, keponakan dan keluarga lainnya,” katanya.

Menurut Suaidi, di lokasi tersebut juga terdapat tiga tim yang di tempatkan secara khusus untuk mengawasi pengunjung yang tidak pakai masker, tidak cuci tangan dan yang tidak menjaga jarak.

Walau sempat menuai protes dari netizen, terkait adanya anggota keluarga yang tidak memakai masker saat acara tersebut, dia mengatakan di dalam ruangan tertutup tidak bermasalah bila tidak memakai masker.

“Kan tidak mungkin kita di dalam kamar pakai masker, dan juga ketika mau makan pastinya haruasbuka masker. Kalau ada yang mengkritisi ya silahkan saja,” ujar Suadi enteng. ***

Komentar

Loading...