Hipakad Bagi Sembako Kepada Santri Upaya Kurangi Beban Covid 19

Hipakad Bagi Sembako Kepada Santri Upaya Kurangi Beban Covid 19
Himpunan Putra Putri Angkatan Darat (Hipakad) Aceh memberi bantuan sembako dan sosialisasi covid19 kepada santri pesantren Mahyal Ulum Al ziziyah Sibreh, Aceh Besar diterima Pimpinan Tgk Faisal Ali, Sabtu 27 Februari 2021 | Foto : Ist

KBA.ONE, Aceh Besar - Himpunan Putra Putri Angkatan Darat (Hipakad) Aceh menyalurkan bantuan serta sosialisasi covid 19 kepada santri pesantren Mahyal Ulum Al ziziyah Sibreh,
Aceh Besar, Sabtu 27 Februari 2021.

Hipakad menyerahkan bantuan sembako dan masker, hand sanitiser, serta sarung tangan yang diterima Pimpinan Pesantren Salafiah, Tgk Faisal Ali.

'Intinya kita peduli dan sekaligus sosialisasi penekanan penyebaran covid19 kepada masyarakat, santri pesantren dan keluaga besar warakawuri serta warga asrama TNI di Banda Aceh dan sekitarnya dengan total 9.250 paket', ujar Ketua Hipakad Aceh, Iqbal Piyeung.

Iqbal menyebutkan Hipakad sebagai bagian dari anak bangsa ikut berbakti kepada negara dengan melakukan sosialisasi ini membantu tugas pemerintah dalam penanganan wabah pandemi di Aceh

'Kami penuh rasa simpati dan empati kepada masyarakat dan santri bagaimana menjaga kesehatan dengan baik', ujar Iqbal.

Pimpinan Pesantren Mahyal Ulum Alziziyah, Faisal Aly menyampaikan rasa terima kasih kepada lembaga Hipakad yang peduli terhadap kegiatan sosial ini.

Ia mengatakan kepedulian kepada pesantren sangat kami hargai dan apa yang dilakukan mendapat hidayah dari Allah SWT. Kami punya santri total 672 orang dari yatim piatu, muallaf dan ada juga dari luar yang hanya mondok saja.

Lem Faisal juga menyebutkan kegiatan santri yang dibina saat ini berupa selain pembelajaran agama, juga ada kerja sifatnya mandiri berupa pertanian (menanam cabe merah), peternakan kambing dan sapi, ikan tambak serta mengelas dibawah naungan koperasi dan BUMD pesantren).

Untuk jenjang pendidikan umum mulai SMP dan MTsN siswa belajar diluar tetapi tinggal disini. Sedangkan pengajian santri hidup secara mandiri.**

Komentar

Loading...