HUT Bireuen ke 22, Siswa Sabir Kenalkan Budaya Lokal  

HUT Bireuen ke 22, Siswa Sabir Kenalkan Budaya Lokal  
Sejumlah guru dan siswa membuka stand kerajinan tangan dan kuliner khas Bireuen pada HUT Bireuen ke 22, yang digelar Sekolah Alam Bireuen, Selasa, 12 Oktober 2021. | Foto: KBA.ONE, Waknen Juli

KBA.ONE, Bireuen - Guna mengenalkan budaya lokal sekaligus mencintainya sebagai identitas daerah, siswa Sekolah Alam Bireuen (Sabir) menggelar berbagai kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 22 Kabupaten Bireuen.

Sejumlah kegiatan yang dipusatkan di sekolah Sabir, yakni pameran kebudayaan, pentas seni, ragam kuliner, dan teknologi. Dikemas dalam bentuk pameran mini, sejumlah stand yang dilayani oleh para siswa SD dan SMP itu, memperkenalkan produk lokal seperti makanan dan kerajinan tangan.

Direktur Sekolah Alam dan Pendidikan Kabupaten Bireuen, Sari Dewi, kepada KBA.ONE, Selasa 12 Oktober 2021, mengatakan rangkaian kegiatan yang digelar dalam menyambut hari jadi kabupaten yang ke 22 itu bertujuan agar seluruh siswa memahami potensi daerah sehingga dapat dikembangkan.

Beberapa kerajinan tangan ditampilkan dalam pameran kebudayaan memperingati HUT Bireuen ke 22. | Foto: KBA.ONE, Waknen, Juli

"Kita mengemas berbagai kegiatan pada hari ini sesuai dengan usia murid. Tentunya dengan satu tujuan yakni mempromosikan kekayaan atau potensi Kabupaten Bireuen agar lebih dikenal lagi di luar daerah," jelas Sari.

Selama ini, banyak potensi lokal semisal industri rumahan yang menghasilkan produk  \kerajinan, namun  kurang berkembang atau membutuhkan sentuhan untuk memperindah hasil kerajinan itu. "Beberapa dari hasilnya di sejumlah home industry sudah kami jajaki sebelumnya," tambah Sari.

Para siswa melakukan foto bersama dalam acara pameran kebudayaan memperingati HUT Bireuen ke 22. | Foto: KBA.ONE, Waknen Juli

Begitu halnya dengan vlog yang dikemas oleh siswa tingkat SMP, yakni kelas VII dan VIII. Kata dia, siswa kelas tinggi itu mengemas secara IT bagaimana objek wisata alam yang ada di Bireuen. Target yang diharapkan, masyarakat dari kabupaten tetangga terus hadir untuk menikmati keindahan alam tersebut.

Sari menyebut siswa diharapkan tidak hanya memperingati hari jadi Kabupaten Bireuen dengan kegiatan seremonial saja, namun terdapat hakikat dari peringatan HUT ke 22 tahun itu. | WAKNEN JULI, Kontributor Bireuen

Anara

Komentar

Loading...