Ilhamuddin Sebut SK DPD PAN Aceh Tengah Versi Salman Diduga Ilegal

Ilhamuddin Sebut SK DPD PAN Aceh Tengah Versi Salman Diduga Ilegal
Ketua PAN Aceh Tengah, Ilhamuddin. | Foto: KBA.ONE, Karmiadi

KBA.ONE, Takengon - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Aceh Tengah yang telah menerima Surat Keputusan (SK) dari DPW PAN Aceh pada 30 Juli 2021, serentak dengan kabupaten/kota di Aceh, Ilhamuddin, menyebut SK yang diterima Salman diduga ilegal. 

"Kita menduga SK yang diterima Salman itu ilegal, tidak mungkin dalam sebuah kepengurusan itu dikeluarkan dua SK sebagai ketua DPD," kata Ilhamuddin saat ditemui di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Senin 20 September 2021.

Diketahui, SK yang diterima Ilhamuddin dan Salman sama-sama tanggal 24 Mei 2021, bahkan nomor surat yang dikeluarkan DPP juga sama. 

Ilhamuddin mengatakan Ia tidak menanggapi apa yang disampaikan oleh Salman, karena sejauh ini SK yang dikeluarkan hanya satu. "Artinya kepengurusan kami telah didaftarkan di Kesbangpol dan KIP Aceh Tengah, untuk masalah polemik kita serahkan ke DPP pusat, biar mereka yang memutuskan," kata Ilhamuddin sembari menunjuk SK yang diterimanya. 

Mengenai keluarnya SK versi Salman, ia tidak tau ada SK ganda, dengan nomor SK dan tanggal yang sama. Ia meminta pihak partai tegas bersikap dalam permasalahan ini, sehingga tidak ada just negatif terhadap kepengurusannya di kabupaten itu. 

Jikapun terjadi pergantian ketua DPD Aceh Tengah, seharusnya ada pemberitahuan tertulis dari DPD untuk meninjau kembali lalu diganti dengan Salman. "Bukan lagi teken ketua, tapi Mahkamah Partai. Jikapun saya bersalah, ini tidak ada, kita menduga SK versi Salman diduga ilegal," terang Ilhamuddin. 

"Saya sudah dilantik, lalu tiba-tiba ada SK ketua PAN baru. Ini kan tidak logis, ini bisa saja mencemarkan nama baik partai," ungkapnya. 

Jika Mahkamah Partai PAN memutuskan SK yang diterima Salman itu legal, pihaknya akan menyeret polemik itu ke ranah hukum. "Mahkamah partai nanti yang memutuskan, dan terbukti SK kepemimpinan versi Salman legal dan SK saya ilegal, kita akan seret polemik ini ke ranah hukum," tutup Ilhamuddin.*

Anara

Komentar

Loading...