Ini Bukan tentang Kopi, Ini tentang Penyajian

Ini Bukan tentang Kopi, Ini tentang Penyajian
Ibrik; menyeduh kopi ala Turki. Foto: KBA/Biyan Nyak Jeumpa

Teknik Ibrik menghasilkan rasa kopi yang pahit; "candu" bagi para penikmatnya.

KBA.ONE, Banda Aceh - Ada banyak cara menikmati secangkir kopi. Tapi cara yang satu ini memberikan sensasi berbeda. Bukan pada cara meminumnya melainkan cara menyeduh dan sajian kopinya. 

Adalah Ibrik, sebuah sajian kopi ala Turki yang diseduh dengan air yang direbus dengan pasir panas. Gem, seorang barista, mengatakan Ibrik adalah cara khas masyarakat Turki menyajikan kopi. Bubuk kopi yang langsung dicampur dalam air, kemudian dimasukkan ke dalam ibrik.

Alat untuk menyeduh kopi khas Turki berukuran kecil dengan dasar yang lebar, mulut yang sempit, pegangan yang panjang. Lalu didiamkan dalam pasir panas yang “digongseng” di dalam sebuah wajan. Pasir panas diyakini dapat menawarkan rasa yang lebih konsisten.

“Biasanya mereka menggunakan pasir sungai karena lebih baik dalam menghantar panas, nah ketika air sudah mendidih kemudian kopi disajikan,” ujar Gem, Sabtu malam lalu.

Hasilnya: sebuah rasa kopi yang berbeda. Rasa pahit, yang menjadi ciri khasnya, jadi lebih terasa. Rasa ini meninggalkan sensasi rasa nikmat di lidah yang berbeda dengan sajian kopi biasanya,” ujar Gem.

Tidak hanya di Turki, cara menyeduh kopi seperti ini juga banyak ditemukan di Timur Tengah, Afrika Selatan, Kaukasus, dan Balkan. Kopi Turki ini berasal dari abad ke-15. Pada awal abad ke-16 menyebar ke Kairo dan Mekah. Pada 1640-an, Ibrik--nama aslinya Ibrahim Pecevi--membuka kedai kopi pertama di Istanbul.

Dan kini, para penikmat kopi tak perlu jauh-jauh ke Turki untuk merasakan sensasinya. Datang saja ke pelataran parkir Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Apalagi, akhir pekan ini, keistimewaan kopi itu berpadu dengan perhelatan musik selama dua hari yang menghadirkan grup band Tip Ex dan sejumlah grup band asal Aceh, satu di antaranya Seuramoe Regea.

Kontributor Banda Aceh Biyan Nyak Jeumpa

Komentar

Loading...