Investor Pasar Modal di Aceh Capai 33 ribu Lebih, Dominasi Generasi Milenial

Investor Pasar Modal di Aceh Capai 33 ribu Lebih, Dominasi Generasi Milenial
Kepala Perwakilan BEI Provinsi Aceh, Thasrif Murhadi. | Foto: KBA.ONE, Komar

KBA.ONE, Banda Aceh - PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Aceh mencatat, setahun terakhir minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal mengalami peningkatan. Terhitung dari 31 Desember 2020 hingga Agustus 2021, total 33.563 investor pasar modal di Aceh.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Aceh, Thasrif Murhadi, menyebutkan peningkatan secara signifikan terjadi selama pandemi Covid-19. Peningkatan didominasi oleh generasi milenial.

"Terjadi peningkatan 48,9 persen atau hampir 50 persen sepanjang tahun 2021 ini, dibandingkan tahun 2020 dengan jumlah investor sebanyak 19 ribu lebih," kata Thasrif kepada wartawan, Jumat 17 September 2021.

Thasrif menjelaskan secara rinci usia investor yang paling mendominasi pasar modal yakni, pertama investor usia 18 - 25 tahun, kedua usia 31-40 tahun, ketiga usia 26-30 tahun, dan terakhir usia 41-100 tahun.

"Usia investor paling besar yaitu usia milenial 18-25 tahun sebanyak 13.674 investor, usia 31-40 tahun 8.230 investor, usia 26-30 7.491 investor dan usia 41-100 4.168 investor," ungkap Thasrif.

Menurutnya, indikator generasi milenial mendominasi pasar modal karena, di zaman serba digital seperti sekarang milenial lah yang paling melek dengan teknologi. Di BEI sendiri semua aktivitas sudah dilakukan secara digital.

"Di bursa efek semua dilakukan secara digital seperti pembukaan rekening di sekuritas, itu tidak perlu repot-repot lagi mengisi form yang tebal. Semua sudah bisa dilakukan by phone," jelas Thasrif.

Untuk diketahui, kata Thasrif, saat ini 750 perusahaan melantai di bursa efek. Tercatat 38 perusahaan yang Indonesia Public Offering (IPO) sepanjang tahun 2021. Sementara yang sudah masuk listing 66 perusahaan.

Dari perusahaan yang terdaftar, total market capital sebesar Rp7 ribu triliun. Dari jumlah itu volume transaksi sebesar Rp19 triliun lembar saham. Kemudian, jumlah transaksi harian di bursa sebesar Rp13 triliun per hari.

"Jauh dibanding tahun lalu. Tahun lalu hanya Rp9,1 triliun perhari. Jumlah kali transaksi perhari 1,2 juta kali perhari transaksi," sebutnya.

Anara

Komentar

Loading...