Jalur Irigasi Dijadikan Objek Wisata, Warga Ramai Mengunjunginya

Jalur Irigasi Dijadikan Objek Wisata, Warga Ramai Mengunjunginya
Suasana irigasi Juli Meunasah Seutuy, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang menjadi objek wisata gratis bagi anak-anak | Foto : WAKNEN JULI.

KBA. ONE, Bireuen - Bukan sembarangan irigasi, lokasi ini sempat menjadi viral karena tingginya kunjungan warga terutama anak-anak pada akhir pekan. Tujuan mereka hanya satu, yakni berenang gratis.

Amatan KBA.ONE, Minggu 22 Agustus 2021, objek wisata berupa irigasi yang terletak di Gampong Juli Meunasah Seutuy Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, ini sempat viral. Dikarenakan ramainya anak-anak yang berenang di sana sehingga sekejap mengubah suasana irigasi menjadi layaknya sebuah tempat wisata. 

Penuturan sejumlah pedagang, keramaian hampir terjadi setiap hari khususnya pada sore hari. "Kecuali Sabtu dan Minggu, sejak pagi sudah ramai," kata Marni, seorang pedagang.

Menurutnya, kondisi itu yang dimanfaatkan oleh banyak pedagang sepertinya untuk mengais rezeki berjualan makanan siap saji, seperti batagor, aneka gorengan maupun makanan dan minuman ringan yang dijajakan dengan gerobak.

"Rata-rata pedagang disini mulai berjualan jam 3 sore. Jelang magrib sudah tutup," tukas Muhammad, pedagang lainnya.

Begitupun, pengunjung yang hadir mayoritas merupakan anak-anak usia sekolah, yang memanfaatkan waktu bermain dengan mandi sepuasnya di dalam irigasi.

Pengakuan Rahmat, seorang pengunjung, dirinya bersama teman-teman seusianya kerap menghabiskan waktu untuk bermain air di irigasi tersebut. Alasannya sederhana, berenang sepuasnya tanpa harus membayar.

"Kalau ke water boom atau water fun harus bayar, ini gratis bisa sepuasnya," sebut Rahmat tersipu. Senada diungkapkan Fathan, bocah sekolah dasar yang tak pernah bosan bermain di irigasi dengan air setinggi dadanya itu. 

Walau kerap keruh di musim penghujan, tak menyurutkan langkah ia dan teman - temannya datang berenang. "Memang kalau hujan begini airnya kotor, tapi tetap menyenangkan untuk mandi," jelas Fathan. | WAKNEN JULI, Kontributor Bireuen

Anara

Komentar

Loading...