Jelang PON XX, KONI Aceh Berikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Atlet

Jelang PON XX, KONI Aceh Berikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Atlet
Kepala BPJAMSOSTEK Banda Aceh, Awalul Rizal serahkan kartu tanda peserta kepada Wakil Ketua II KONI Aceh, Drs. Bachtia Hasan. | Foto: Ist

KBA.ONE, Banda Aceh - Menjelang Pekan Olah Raga Nasional 2020 (PON XX) yang akan diselenggarakan di Papua pada Oktober 2021, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh daftarkan seluruh atlet yang ikut dalam PON, dan seluruh tenaga kerja di jajarannya ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJAMSOSTEK.

Wakil Ketua II KONI Aceh, Bachtiar Hasan, menyampaikan ini menyangkut keamanan para atlet, karena seorang atlet pun memiliki risiko saat melakukan pekerjaannya sebagai atlet, dan membantu pihaknya dalam pembiayaan jika terjadi cidera saat bertanding.

“Pada PON XX ini, Aceh mengirimkan sebanyak 196 atlet yang akan bertanding di 26 cabang ola raga, kami berharap mereka bisa bertanding dalam kondisi terbaik dan kembali dengan prestasi,” kata Bachtiar.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Banda Aceh, Awalul Rizal, mengapresiasi KONI Aceh yang sudah mendaftarkan para atlet dan seluruh jajarannya ke program jaminan sosial ketenagakerjaan. 

Menurutnya, ini adalah salah satu bentuk kepedulian KONI Aceh kepada para atlet dan tenaga kerjanya, karena dengan jaminan sosial ketenagakerjaan ini mereka dapat melaksanakan pekerjaannya dengan lebih tenang, karena risiko-risiko yang timbul dari pekerjaannya sudah dijamin oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

Awal menjelaskan ada lima program yang diberikan oleh BPJAMSOSTEK, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan program terbaru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), yang manfaatnya bisa peserta rasakan tanpa harus menambah iuran dengan syarat dan ketentuan.

“Tentu tidak ada satu orang pun yang ingin mengalami risiko dalam pekerjaannya, namun di sinilah tugas kami sebagai badan penyelenggara untuk menjamin tenaga kerja dan keluarganya jika terjadi risiko dalam pekerjaannya,” ungkapnya.

Dalam hal ini, BPJAMSOSTEK hadir sebagai safety-net, agar tenaga kerja dan keluarganya terlindungi dari risiko sosial ekonomi. “Terakhir kami juga mendoakan agar seluruh atlet yang mewakili Aceh pada PON XX dapat menulang prestasi dan kembali dalam keadaan sehat walafiat, amin,” tutup Awal.**

Komentar

Loading...